Bentuk Komunikasi dalam Pembinaan Mualaf di Mualaf Qur'an Center Sumbar

Zulkarnain, Vina Marcelia (2025) Bentuk Komunikasi dalam Pembinaan Mualaf di Mualaf Qur'an Center Sumbar. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
Vina Marcelia 2012010027. Cover-Daftar isi.pdf - Published Version

Download (650kB)
[img] Text (BAB I)
Vina Marcelia 2012010027 BAB I.pdf - Published Version

Download (358kB)
[img] Text (BAB III)
Vina Marcelia 2012010027. BAB III.pdf - Published Version

Download (194kB)
[img] Text (BAB V)
Vina Marcelia 2012010027 BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (305kB)
[img] Text (Fulltext)
Vina Marcelia 2012010027. Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan bertambahnya jumlah mualaf di Indonesia. Banyak mualaf yang seringkali menghadapi berbagai tantangan hidup dan kurang mendapatkan pembinaan agama, keislaman mereka hanya sebatas pada pengucapan syahadat tanpa adanya pendalaman yang lebih lanjut. Mualaf Qur’an Center Sumbar hadir sebagai tempat pembinaan bagi para mualaf agar mereka dapat mengamalkan ajaran Islam sesuai syari’at. Proses pembinaan ini sangat penting untuk membantu dan mendukung mualaf dalam mengamalkan ajaran Islam. Dalam proses ini, bentuk komunikasi seperti antarpribadi dan kelompok memiliki peran penting untuk menyampaikan nilai-nilai Islam serta memperkuat hubungan antara pembina dan mualaf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk komunikasi antarpribadi dan komunikasi kelompok yang terjadi dalam proses pembinaan mualaf di Mualaf Qur’an Center Sumbar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan melalui proses observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari ketua Mualaf Qur’an Center Sumbar, ustadz pembina, dan mualaf yang melakukan pembinaan di Mualaf Qur’an Center Sumbar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk komunikasi dalam pembinaan mualaf, yaitu komunikasi antarpribadi dan komunikasi kelompok yang diterapkan dari pra-syahadat hingga pasca syahadat. Komunikasi antarpribadi yang efektif antara pembina dan mualaf ditandai dengan beberapa aspek, seperti: a) Keterbukaan (Openess) yaitu pembina memposisikan diri sebagai saudara atau teman, b) Empati (Empathy) yaitu pembina memahami kondisi dan kekhawatiran yang dihadapi mualaf dan juga memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan mualaf, c) Dukungan (supportiveness) yaitu diberikan dalam bentuk menyeluruh kepada mualaf berupa materi atau dukungan sosial, d) Rasa positif (Positiveness) yaitu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan apresiasi terhadap kemajuan Mualaf, e) Kesetaraan (Equality) yaitu memperlakukan mualaf setara tanpa memandang latar belakang atau status sosial mualaf. Selain itu, media komunikasi seperti WhatsApp dimanfaatkan untuk mendukung proses pembinaan secara jarak jauh. Bentuk Komunikasi kelompok yang dilakukan dalam beberapa kegiatan, seperti: a) Majelis belajar membaca Al-Qur’an yaitu mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan menggunakan metode awal iqra, b) Materi dan diskusi tanya jawab yaitu membuka ruang bagi mualaf untuk mengajukan pertanyaan, keraguan atau menemukan solusi masalah yang dihadapi mualaf. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga-lembaga pembinaan mualaf lainnya dalam mengembangkan bentuk komunikasi yang lebih baik serta meningkatkan kualitas pembinaan bagi para mualaf di Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Komunikasi, pembinaan, mualaf
Subjects: U Umum (General) > Ilmu Sosial
Tajuk Subjek > Ilmu Sosial > Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Ruang Baca FDIK
Date Deposited: 12 Mar 2025 07:00
Last Modified: 12 Mar 2025 07:00
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26345

Actions (login required)

View Item View Item