Sasri Zahrah, Febia (2025) Makna Takut Pada Lagu Idgitaf. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover)
cover-dftrisi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (528kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB III.pdf - Published Version Download (315kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V-DAPUS.pdf - Published Version Download (713kB) |
|
|
Text (full text)
Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Saat ini, banyak orang mengekspresikan ketakutannya dalam berbagai bentuk, salah satunya melalui lagu. Lirik lagu sering mencerminkan perasaan dan pengalaman kompleks, seperti dalam lagu “Takut” karya Idgitaf, yang menggambarkan kecemasan, ketakutan dan harapan dalam menghadapi realitas hidup. Penelitian ini menyoroti pentingnya sikap kritis remaja dalam mengonsumsi budaya pop, agar mereka lebih bijak menghadapi tantangan emosional dan sosial. Perkembangan musik terus mengalami inovasi. Saat ini, lagu menjadi salah satu kategori hiburan yang paling digemari oleh berbagai kelompok usia. Media massa juga berperan dalam memengaruhi perilaku, persepsi, dan tindakan individu. Hal ini disebabkan oleh sifat media yang berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi dan hiburan, yang kemudian dikonversi menjadi pesan yang dapat diterima secara luas dan serentak. Idgitaf, sebagai penulis dan penyanyi lagu Takut yang dirilis pada tahun 2021, berhasil menduduki peringkat 50 besar dalam tangga lagu platform musik Indonesia, seperti Spotify, Joox, YouTube Music, dan Resso. Lagu ini juga berhasil menjadi trending selama tiga minggu berturut-turut di kalangan penggemar musik. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis makna denotasi Takut, konotasi Takut, dan mitos Takut dalam lirik lagu “Takut” Karya Idgitaf. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika oleh Rolan Barthes. Yang mana metode tersebut bertujuan untuk memahami kondisi konteks dari lagu oleh Idgitaf tersebut secara mendalam. selain itu. Dengan memahami pesan yang terkandung dalam lirik, diharapkan remaja dapat lebih bijak dalam menghadapi tantangan emosional dan sosial yang mereka hadapi. Sedangkan teknik pengumpulan data untuk analisis semiotika Roland Barthes pada lirik lagu “Takut” ini memerlukan pendekatan kualitatif yang fokus pada pemahaman makna teks melalui proses interpretatif, dokumentasi dan wawancara tambahan sebagai data pendukung penelitian. Setelah mengetahui makna Takut yang terkandung dalam lirik lagu “Takut”, maka didapatkan hasil makna denotasi Takut dalam lirik lagu “Takut” yaitu, Lagu ini menggambarkan kekhawatiran/ketakutan yang dialami oleh remaja usia dewasa atau fase kehidupan dewasa awal. Sedangkan makna konotasi Takut yang didapat pada lagu “Takut” ini menceritakan tentang seseorang yang merasa takut kehilangan jati dirinya dalam menjalani kehidupan, khususnya akibat tekanan dari lingkungan, harapan orang lain, dan keraguan dalam diri sendiri, melibatkan interpretasi emosional, simbolis atau subjektif yang lebih dalam. Dan makna mitos Takut pada lagu tersebut ditemukan makna mitos yang cukup menantang, berbagai mitos yang berkaitan dengan kedewasaan, kesuksesan, dan kebahagiaan hidup. Lagu ini mengingatkan bahwa hidup tidak selalu harus sesuai dengan harapan atau standar sosial, seperti menikah harus diusia 25 tahun, harus sukses diusia 20 tahun, harus sudah memiliki jati diri di usia awal 20 tahun.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | lirik lagu, roland barthes, makna |
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications M Music and Books on Music > ML Literature of music |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 11 Mar 2025 18:16 |
| Last Modified: | 11 Mar 2025 18:16 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/26024 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
