Lestari, Selvia Ayu (2025) Implementasi Metode Tikrar Dalam Menghafal Al-Qur'an Peserta Didik kelas VII Pada Mata Pelajaran Tahfidz Al-Qur'an Di MTsN 8 Agam. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
COVER SKRIPSI AYU 1.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB I SKRIPSI AYU.pdf - Published Version Download (441kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III SKRIPSI AYU.pdf - Published Version Download (263kB) |
|
|
Text (BAB V-Daftar Pustaka)
BAB V - Daftar Pustaka SKRIPSI AYU.pdf - Published Version Download (345kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perencanaan implementasi metode tikrar dalam menghafal Al-Qur’an peserta didik kelas VII pada mata pelajaran tahfidz Al-Qur’an di MTsN 8 Agam, langkah-langkah implementasi metode tikrar dalam menghafal Al-Qur’an peserta didik kelas VII pada mata pelajaran tahfidz Al-Qur’an di MTsN 8 Agam, dan evaluasi implementasi metode tikrar dalam menghafal Al-Qur’an peserta didik kelas VII pada mata pelajaran tahfidz Al Qur’an di MTsN 8 Agam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif (Qualitative research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. informan dalam penelitian ini adalah Kepala MTsN 8 Agam, Waka Kurikulum, Pendidik mata pelajaran tahfidz Al-Qur’an, dan Peserta Didik. Instrumen penelitian berupa buku, pulpen, kamera, handphone, pedoman wawancara dan observasi. Pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan yang ditarik. Hasil penelitian yang dilakukan di MTsN 8 Agam, pada implementasi metode tikrar dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur’an belum berjalan dengan maksimal dan masih banyak hal yang perlu untuk ditingkatkan lagi. Terdapat tiga tahap dalam pengimplementasian metode tikrar dalam menghafal Al-Qur’an pada mata pembelajaran tajfidz Al-Qur’an. Pertama adalah perencanaan, pada tahap perencanaan ini ada beberapa hal yang masih kurang dalam persiapannya. Adapun hal yang dilakukan dalam perencanaan ini adalah menentukan tujuan, pendekatan, menentukan materi yang dibahas, menenukan media, menentukan target hafalan, menentukan tenaga pendidik tahfidz Al-Qur’an, dan menentukan alokasi waktu yang dibutuhkan saat proses pembelajaran berlangsung. Tahap kedua yaitu langkah-langlah, pada tahap ini pelaksanaannya masih kurang maksimal karena alokasi waktu yang terbatas. Ada tiga kegiatan yang dilakukan yaitu kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada kegiatan awal didahului dengan pembacaan doa, memperhatikan kesiapan belajar peserta didik, dan memberikan motivasi. Kemudian pada kegiatan inti peserta didik terlebih dahulu muroja’ah hafalan minggu lalu, kemudian membaca surah atau ayat yang akan dihafal secara berulang (ditikrar) sebanyak 10 kali dengan melihat mushaf, pendidik melantunkan ayat pertama diikuti oleh peserta didik dilakukan secara berulang-ulang (ditikrar) hingga hafal ayat pertama, setelah hafal kemudian lanjut ke ayat berikutnya sampai selesai. Setelah peserta didik hafal kemudian langsung disetorkan kepada pendidik. Kegiatan terakhir yaitu kegiatan penutup, pada kegiatan penutup ini pendidik memberikan kuis ayat yang sudah di hafal, lalu memberikan tugas dirumah kepada peserta didik, kemudian pendidik memberikan nasehat penutup lalu membaca doa secara bersama-sama. Tahap yang ketiga yaitu tahap evaluasi, pada tahap ini terdiri dari tiga proses pengevaluasian yaitu evaluasi setiap pertemuan, evaluasi tengah semester dan evaluasi akhir semester. Untuk kegiatan evaluasi ada tiga kriteria penilaian yang ditetapkan oleh pendidik yaitu, kelancaran hafalan (fashohah), tajwid, dan makharijul huruf. Sedangkan penilaian tambahannya sedikit irama dan adab. Namun evaluasi ini masih ada beberapa peserta didik yang masih belum memenuhi aspek penilaian, terutama dalam aspek penilaian tajwid dan makharijul huruf. Penelitian ini merekomendasikan agar metode tikrar dapat digunakan sebagai salah satu metode dalam menghafal Al-Qur’an khususnya pada mata pelajaran tahfidz Al-Qur’an, karena metode tikrar ini dapat memudahkan peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an. Tentunya dengan pengimplementasian yang maksimal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | sangsi adat, sejarah, lintau buo |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tajwid Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Al-Qur'an dan Terjemahan Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Indeks Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FTK |
| Date Deposited: | 11 Mar 2025 01:57 |
| Last Modified: | 11 Mar 2025 01:57 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/25617 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
