Manusia Simbolik Dalam Perspektif Budaya Minangkabau: Analisis Simbolik Ernst Cassire

Sanjaya, Muhamad Diko (2025) Manusia Simbolik Dalam Perspektif Budaya Minangkabau: Analisis Simbolik Ernst Cassire. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover)
COVER - DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (448kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (395kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V - DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (440kB)
[img] Text (Full Text)
SKRIPSI FULL.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini merupakan suatu kajian ilmia yang membahas tentang manusia simbolik dalam pandangan Minangkabau dengan analisis Ernst Cassirer yang dibagi dalam 3 sub permasalahan. Pertama, bagaimana konsep manusia dalam filosofi ditradisi Minangkabau? Kedua, bagaimana konsep manusia simbolik menurut Ernst Cassirer? Ketiga, apa model-model manusia simbolik yang terdapat dalam filosofi dan tradisi Minangkabau? Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui konsep manusia dalam filosofi di tradisi Minangkabau, untuk mengetahui konsep manusia simbolik menurut Ernst Cassirer, dan untuk mengetahui model-model manusia simbolik yang terdapat dalam filosofi dan tradisi Minangkabau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat studi Pustaka (library Research) yang menggunakan dua macam sumber yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer yang dimaksud adalah buku Ernst Cassirer yang berjudul Manusia dan Kebudayaan. Sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini ialah tulisan-tulisan yang pendekakan analisis tematik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertama, manusia dalam filosofi Minangkabau, manusia dianggap sebagai mahkluk yang sangat terhubung dengan alam dan nilai-nilai adat yang diwariskan turun-temurun. Budaya Minangkabau menganut sistem matrilineal yang menempatkan Perempuan diposisi paling penting dalam Masyarakat, dimana warisan, suku, dan hak sosial lebih ditentukan oleh pihak Perempuan. Dan disini kita mengetahui kebijaksanaan di Minangkabau dalam memandang hubungan antar individu dan alam sekitar. Kedua, pemikiran simbolik menurut Cassirer adalah bahwa manusia adalah mahkluk yang membentuk realitas sosial dan budaya melalui simbol. Manusia berbeda dengan hewan, manusia menggunakan akal dan simbol untuk menciptakan dunia yang lebih komplek, seperti Bahasa, seni, mitos, agama, dan kebudayaan. Ketiga, menjadi model manusia menurut Minangkabau seperti manusia beragama merupakan simbol yang menjelaskan bahwa Masyarakat Minangkabau. Menjadikan agama sebagai pedoman hidupnya seperti, agama islam yang bersumber kepada Al-Quran dan Hadist.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Minangkabau, Ernst Cassirer
Subjects: Tajuk Subjek > Filsafat dan Psikologi > Teori Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 06 Mar 2025 01:31
Last Modified: 06 Mar 2025 01:31
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24710

Actions (login required)

View Item View Item