PENGARUH JOB INSECURITY DAN JOB STRESS TERHADAP EMPLOYEE WELL-BEING PADA GIG ECONOMY DI KOTA PADANG DENGAN RELIGIUS COPING SEBAGAI VARIABEL MODERASI

Necco, Wanda Afri (2025) PENGARUH JOB INSECURITY DAN JOB STRESS TERHADAP EMPLOYEE WELL-BEING PADA GIG ECONOMY DI KOTA PADANG DENGAN RELIGIUS COPING SEBAGAI VARIABEL MODERASI. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover Daftar Isi)
COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (778kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (221kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (248kB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (197kB)
[img] Text (Full Text)
Full Text.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Adapun yang menjadi latar belakang pada penelitian ini yaitu seirng perkembangan teknologi digital memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan dunia kerja, sehingga muncul istilah Gig Economy. Gig economy merupakan sebuah bentuk ekonomi berbasis platform yang memungkinkan individu untuk bekerja secara fleksibel, menggunakan teknologi dan internet sebagai medium utama. Pekerja Economy meningkat pertahunya, akan tetapi seiring peningkatan tersebut tidak berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan mereka, mayoritas pekerja gig masih menerima upah rendah, jam kerja berlebihan, dam kurangnya jaminan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Job Insecurity dan Job Stress terhadap Employee Well-Being pada Gig Economy di Kota Padang dengan Religius Coping sebagai variabel moderasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan skala likert. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja Gig Economy di Kota Padang khusus pada pekerja transportasi online yaitu Go-Jek, Maxim, Grab, dan Shopee Food, yang menjadikan pekerjaan gig ini sebagai pekerjaan utama. Pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability dengan purposive sampling dan banyak sampel ditentukan melalui rumus Hair yaitu sebanyak 140 responden. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji SEM-PLS pada software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian dari pengujian data menunjukkan bahwa Job Insecurity berpengaruh negativf tidak signifikan terhadap Employee Well-Being, selain itu Job Stress berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Well-Being. Temuan ini juga menunjukan Religius Coping tidak mampu memoderasi pengaruh Job Insecurity terhadap Employee Well-Being. Kemudian Religius Coping mampu memoderasi pengaruh Job Stress terhadap Employee Well-Being. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja gig dengan menyediakan sistem pendukung yang lebih baik, seperti jaminan kesehatan, skema insentif yang layak, serta pelatihan untuk mengelola stres kerja dan ketidakpastian pekerjaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Employee Well-Being, Gig Economy, Job Insecurity, Job Stress, Religius Coping.
Subjects: U Umum (General) > Manajemen
U Umum (General)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Manajemen Bisnis Syari'ah
Depositing User: Ruang Baca FEBI
Date Deposited: 05 Mar 2025 06:53
Last Modified: 05 Mar 2025 07:18
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/24648

Actions (login required)

View Item View Item