Husaini, Ifroh (2026) AL-DAKHĪL DALAM TAFSIR AL-MISHBĀH KARYA MUHAMMAD QURAISH SHIHAB (Studi Kritis Penafsiran Surah al-Baqarah). Masters thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar isi)
Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I Watermark.pdf - Published Version Download (422kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III watermark.pdf - Published Version Download (316kB) |
|
|
Text (BAB VI)
BAB VI dan Daftar Pustaka watermark.pdf - Published Version Download (458kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text Tesis.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas al-dakhīl dalam Tafsir al-Mishbāh karya Muhammad Quraish Shihab dengan fokus pada penafsiran Surah al-Baqarah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengidentifikasi unsur-unsur yang masuk ke dalam penafsiran al-Qur’an, baik yang bersumber dari riwayat maupun dari penalaran yang tidak memiliki landasan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus-kasus al-dakhīl dalam penafsiran Surah al-Baqarah, mengklasifikasikan bentuk-bentuknya, serta menjelaskan implikasinya terhadap penafsiran ayat-ayat al-Qur’an dalam Tafsir al-Mishbāh. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data primer berupa Tafsir al-Mishbāh, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab tafsir, kitab hadis, kitab ‘ulūm al-Qur’ān, literatur al-dakhīl, buku, jurnal, dan sumber akademik lainnya. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penelusuran sumber, analisis komparatif, kritik berdasarkan teori al-dakhīl fī al-tafsīr, klasifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 15 kasus al-dakhīl dalam penafsiran Surah al-Baqarah yang dikaji. Kasus-kasus tersebut diklasifikasikan ke dalam dua bentuk utama, yaitu al-dakhīl bi al-ma’tsūr dan al-dakhīl bi al-ra’yi. Al-dakhīl bi al-ma’tsūr ditemukan dalam bentuk riwayat Isrā’īliyyāt dan hadis dha‘īf, sedangkan al-dakhīl bi al-ra’yi ditemukan dalam penafsiran yang dibangun melalui penalaran atau interpretasi yang tidak memiliki landasan memadai. Dari keseluruhan temuan tersebut, al-dakhīl bi al-ma’tsūr berupa Isrā’īliyyāt merupakan bentuk yang paling dominan. Implikasi keberadaan al-dakhīl terhadap penafsiran meliputi perluasan makna ayat yang tidak selalu didukung oleh dalil otoritatif, masuknya informasi historis yang tidak memiliki landasan kuat, serta munculnya penafsiran yang memerlukan verifikasi terhadap sumber dan argumentasinya. Namun, temuan tersebut tidak dimaksudkan untuk menggeneralisasi keseluruhan Tafsir al-Mishbāh sebagai tafsir yang mengandung al-dakhīl. Unsur al-dakhīl ditemukan pada sumber, riwayat, pendapat, atau bagian tertentu dalam konstruksi penafsiran. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan pentingnya kritik sumber, kritik sanad dan matan, serta evaluasi metodologis dalam memahami penafsiran al-Qur’an secara kritis, objektif, dan proporsional.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | al-dakhīl, Tafsir al-Mishbāh, Muhammad Quraish Shihab, Surah al-Baqarah. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 03 Oct 2026 08:01 |
| Last Modified: | 03 Oct 2026 08:01 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/37148 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
