Hadis tentang rumah runtuh (kualitas dan pemahaman hadis)

Sholihah, Nabilatus (2026) Hadis tentang rumah runtuh (kualitas dan pemahaman hadis). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
HALAMAN AWAL (COVER-DAFTAR ISI).pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
SKRIPSI BAB I.pdf - Published Version

Download (669kB)
[img] Text (BAB III)
SKRIPSI BAB III.pdf - Published Version

Download (529kB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
SKRIPSI BAB V-DAPUS.pdf - Published Version

Download (450kB)
[img] Text (Full Text)
SKRIPSI FULL TEKS.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hadis Nabi SAW yang mengibaratkan seseorang yang tidak memiliki al-Qur'an di dalam dirinya seperti rumah yang runtuh. Hadis tersebut menggunakan bentuk tamsil (perumpamaan) sehingga memerlukan penelitian terhadap kualitas hadis sekaligus pemahaman maknanya berdasarkan penjelasan para ulama. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kualitas hadis tentang rumah runtuh, memahami maknanya melalui pendekatan syarah hadis, serta mengkontekstualisasikan pesannya dalam kehidupan kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari hadis riwayat Imam al-Tirmidzi, Imam al-Darimi, dan Imam Ahmad bin Hanbal beserta kitab syarahnya, yaitu Tuhfat al-Ahwadzi, Fath al-Mannan wa Tahqiq Sunan al-Darimi, dan Hasyiyah Musnad al-Imam Ahmad ibn Hanbal. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui penelitian sanad, penelitian matan, serta analisis terhadap penjelasan para ulama dalam kitab syarah. Hasil penelitian menjelaskan bahwa kualitas hadis tentang rumah runtuh dinilai dhaif ringan, namun karena adanya beberapa jalur periwayatan yang saling mendukung naik menjadi hasan lighairihi. Sanad hadisnya bersambung (muttasil), mayoritas perawinya dinilai tsiqah, sedangkan Qabus bin Abi Zhabyan memiliki kelemahan ringan pada aspek dhabth tanpa adanya kritik terhadap keadilannya. Dari sisi matan, hadis ini berstatus maqbul sehingga dapat dijadikan hujjah. Hadis tentang rumah runtuh dipahami sebagai gambaran keadaan hati yang kosong dari al-Qur'an, kehilangan kemakmuran spiritual karena tidak dihiasi dengan iman dan al-Qur'an, serta mencakup pembenaran terhadap ajaran Allah SWT, kecintaan kepada-Nya, serta pengamalannya dalam kehidupan. Kontekstualisasi hadis rumah runtuh dalam kehidupan kontemporer sebagai ajakan untuk menjadikan al-Qur'an sebagai bagian yang hidup dalam diri manusia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: hadis rumah runtuh, kualitas hadis, pemahaman hadis, syarah hadis, al-Qur'an.
Subjects: Agama Islam > Hadis dan Ilmu Berkaitan
Tajuk Subjek > 700 Kesenian, Rekreasi, dan Ilmu Berkaitan > 720 Arsitektur
Agama Islam > Hadis dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Hadits
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Hadis
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 30 Sep 2026 06:54
Last Modified: 30 Sep 2026 06:54
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/36097

Actions (login required)

View Item View Item