Pratama, Harialdo Putra (2026) Kontekstualisasi ayat-ayat al-Qur’an dalam Khutbah Jum’at di Nagari Muaro Sijunjung. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (628kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (469kB) |
|
|
Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (369kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini memiliki judul "Kontekstualisasi Ayat-Ayat Al-Qur'an dalam Khutbah Jumat di Nagari Muaro Sijunjung". Khutbah Jumat adalah sarana dakwah yang dilakukan secara rutin dan bisa mencapai banyak orang, tetapi pada kenyataannya tidak semua khatib mampu menghubungkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan permasalahan nyata yang dihadapi para jamaah, sehingga pesan yang disampaikan sering kali berulang dan kurang menyentuh. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan cara ayat-ayat Al-Qur'an disampaikan dalam konteks tertentu, menganalisis masalah-masalah yang dibahas dalam konteks tersebut, serta mengetahui tanggapan para jamaah terhadap cara penyampaian ayat-ayat Al-Qur'an itu dalam khutbah Jumat di tiga masjid, yaitu Masjid Taqwa, Masjid Baitul Makmur, dan Masjid Al-Furqan. Penelitian kualitatif yang difokuskan pada penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan Living Qur'an. Penelitian menunjukkan bahwa cara para khatib mengaitkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan situasi sehari hari dibagi menjadi empat jenis, yaitu kontekstualisasi yang melibatkan momen dan peristiwa tertentu, kontekstualisasi yang didasarkan pada kisah dan sejarah, kontekstualisasi yang merujuk pada fenomena sosial saat ini, serta kontekstualisasi yang menggunakan nilai-nilai lokal Minangkabau. Isu-isu yang dibahas mencakup soal-soal spiritual dan agama seperti introspeksi diri, kematian, dan ketakwaan, serta isu-isu sosial dan moral seperti kecemasan akan ketertinggalan, krisis moral, LGBT, interaksi terlarang secara digital, kezaliman, persaudaraan, dan sikap kerja yang baik. Respons jamaah menunjukkan empat pola, yaitu pemahaman yang tinggi terhadap kontekstualisasi yang bersifat pribadi, kemudahan dalam memahami pesan khutbah, munculnya refleksi diri, serta adanya penerimaan positif terhadap isu-isu kontemporer yang dianggap sebagai "tamparan" yang relevan. Penelitian ini menunjukkan bahwa mengaitkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan konteks lokal terbukti berhasil menghubungkan teks klasik dengan pemahaman masyarakat, membuat pesan AlQur'an lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, mendorong perubahan tingkah laku, dan memperkuat identitas keislaman dalam kerangka budaya Minangkabau. Kata Kunci: Kontekstualisasi, Ayat Al-Qur'an, Khutbah Jumat, Living Qur'an, Nagari Muaro Sijunjung.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kontekstualisasi; Al-Qur’an; Living Qur’an |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 05:33 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 05:33 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/36055 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
