Khairunnifa, Aninda (2026) ANALISIS FIKIH MUAMALAH TERHADAP PENYELESAIAN WANPRESTASI PEMBIAYAAN BERMASALAH PADA PROGRAM MICROFINANCE DESA BAZNAS PADANG PARIAMAN. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER)
COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (447kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (825kB) |
|
|
Text (BAB V Dan Daftar Pustaka)
BAB V Dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (345kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinjauan fikih muamalah terhadap penyelesaian pembiayaan bermasalah pada Program BAZNAS Microfinance Desa Kabupaten Padang Pariaman, dengan rumusan masalah penelitian adalah bagaimana kesesuaian prinsip-prinsip fikih muamalah terhadap praktik penanganan serta penanggulangan pembiayaan bergulir yang mengalami kemacetan. Adapun pertanyaan penelitian adalah: 1) Bagaimana skema dan mekanisme penyaluran pembiayaan qardh al-hasan 2) Apa saja faktor-faktor mendasar yang menyebabkan kemacetan pengembalian dana (wanprestasi) oleh mustahik 3) Bagaimana tinjauan fikih muamalah terhadap pola penyelesaian dan tindakan penagihan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis melakukan penelitian lapangan (field research) ke BAZNAS dan BAZNAS Microfinance Desa Padang Pariaman serta bertemu langsung dengan ketua BAZNAS, pendamping BMD dan mustahik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan dokumentasi. Kemudian data yang sudah terkumpul diolah dan ditulis dengan cara analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, menunjukkan bahwa: 1) Skema pembiayaan pada program BAZNAS Microfinance Desa dilaksanakan melalui akad qardh al-hasan yang bersifat produktif dan bergulir. 2) Faktor penyebab wanprestasi berasal dari kegagalan usaha, lemahnya pendampingan, kurang optimalnya monitoring, serta adanya itikad buruk dari sebagian mustahik. 3) Dari perspektif fikih muamalah, penyelesaian pembiayaan bermasalah pada dasarnya dapat dibenarkan apabila dilakukan dengan prinsip keadilan, kemaslahatan, dan tanggung jawab, namun perlu pembedaan yang jelas antara mustahik yang benar-benar mengalami kesulitan usaha dan yang sengaja ingkar kewajiban.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Wanprestasi, BAZNAS Microfinance Desa, Fikih Muamalah. |
| Subjects: | Agama Islam Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 02:33 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 02:33 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35939 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
