Dwiana, Dea (2004) Gambaran Self-Confidence pada Cosplayer Anime dalam Menghadapi Stigma Sosial. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover)
COVER-DEA DWIANA 2215040131.pdf - Published Version Download (660kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1 - DEA DWIANA 2215040131.pdf - Published Version Download (443kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB 3-DEA DWIANA 2215040131.pdf - Published Version Download (360kB) |
|
|
Text (BAB 5-DAFTAR PUSTAKA)
BAB 5-DAFPUS- DEA DWIANA 2215040131.pdf - Published Version Download (367kB) |
|
|
Text (fulltext)
FULL TEXT-DEA DWIANA 2215040131.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self-confidence pada cosplayer anime dalam menghadapi stigma sosial dan faktor-faktor yang memengaruhi pembentukannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan empat cosplayer anime sebagai subjek penelitian yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi nonpartisipatif dan data dianalisis secara tematik melalui transkripsi, reduksi data, coding, pengelompokan tema, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-confidence pada keempat subjek terbentuk dan berkembang melalui interaksi antara faktor internal dan pengalaman sosial. Keyakinan terhadap kemampuan diri meningkat melalui pengalaman tampil, latihan, pencapaian, dan pengembangan keterampilan. Optimisme terlihat dari keputusan untuk tetap menjalani cosplay meskipun memperoleh komentar negatif. Objektivitas tampak dalam kemampuan mengenali kekuatan dan kekurangan serta memilah kritik yang membangun. Tanggung jawab tercermin melalui pertimbangan terhadap kewajiban, batas perilaku, norma, dan kondisi lingkungan, sedangkan cara berpikir rasional dan realistis terlihat dari kemampuan menerima bahwa penilaian masyarakat tidak sepenuhnya dapat dikendalikan. Faktor pengalaman, konsep diri, penerimaan diri, penguasaan keterampilan, serta dukungan komunitas dan relasi terdekat berperan penting dalam mempertahankan self-confidence. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stigma sosial tidak selalu menghilangkan kepercayaan diri cosplayer anime. Stigma dapat direspons melalui evaluasi diri, strategi coping, dukungan sosial, dan pengembangan kemampuan secara berkelanjutan, sehingga subjek tetap mampu mengenali nilai dan kemampuan diri serta menjalani aktivitas cosplay secara bertanggung jawab.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Self-Confidence, Cosplayer Anime, Stigma Sosial. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 29 Oct 2026 07:39 |
| Last Modified: | 29 Oct 2026 07:39 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35377 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
