Dinamika Sosial Jamaah Suluk Tarekat Naqsyabandiyah di Pinti Kayu Hiliran Gumanti

Mardion, Refli (2026) Dinamika Sosial Jamaah Suluk Tarekat Naqsyabandiyah di Pinti Kayu Hiliran Gumanti. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover)
REFLI MARDION-2211020060-Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (469kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (301kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (301kB)
[img] Text (BAB V-Daftar Pustaka)
BAB V- Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (269kB)
[img] Text (fulltext)
REFLI MARDION-2211020060-Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab dua persoalan pokok, yaitu asal usul dan sejarah masuknya suluk Naqsyabandiyah di Pinti Kayu, dan dinamika sosial yang dialami jamaahnya dari masa ke masa. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi tahap heuristik, kritik sumber, sintesis atau interpretasi, dan historiografi, serta menggabungkan penelusuran sumber lisan melalui wawancara terhadap mursyid, tokoh masyarakat, dan jamaah, serta penelusuran sumber tertulis berupa buku, jurnal akademik, dan skripsi terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suluk Naqsyabandiyah masuk ke Pinti Kayu dibawa oleh Syekh Abdul Latif yang berguru kepada Syekh Sulaiman Zuhdy di Makkah, kemudian kepemimpinan suluk diteruskan secara berjenjang oleh Syekh Ibrahim, Syekh Mahmud, Syekh H. Zainuddin, dan Jamhur Aziz sebelum akhirnya diteruskan oleh Buya Yurnalis Malin Mandaro pada tahun 2025. Penelitian ini juga menemukan bahwa jamaah suluk mengalami perubahan pola keterlibatan akibat tekanan sosial ekonomi, mobilitas penduduk, serta pandemi COVID-19 yang sempat membatasi kehadiran jamaah dari luar daerah pada masa Jamhur Aziz, namun kembali pulih pascapandemi dan pada masa transisi kepemimpinajn Buya Yurnalis Malin Mandaro dengan tercatatnya 102 peserta pada Ramadan 2026. Dinamika sosial jamaah tercermin dari pola keterlibatan yang beragam antara jamaah yang menetap penuh di rumah suluk dan jamaah yang hanya mengikuti sebagian rangkaian kegiatan, serta dari relasi yang tetap terjalin antara jamaah suluk dengan masyarakat Pinti Kayu yang tidak mengikuti suluk. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik berupa dokumentasi historis komunitas suluk Naqsyabandiyah di Kabupaten Solok yang selama ini belum banyak dikaji, sekaligus memperlihatkan bahwa keberlangsungan tarekat lokal sangat ditentukan oleh kekuatan figur mursyid dan kemampuan jamaah beradaptasi terhadap perubahan sosial tanpa kehilangan identitas keagamaannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Dinamika Sosial, Suluk, Tarekat Naqsyabandiyah
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Sejarah Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Ruang Baca FAH
Date Deposited: 29 Oct 2026 07:09
Last Modified: 29 Oct 2026 07:09
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35348

Actions (login required)

View Item View Item