Upaya Peningkatan Kesejahteraan Lansia Di Nagari Halaban Perspektif Siyasah Dusturiyah

Yuda, Indra (2026) Upaya Peningkatan Kesejahteraan Lansia Di Nagari Halaban Perspektif Siyasah Dusturiyah. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover - Daftar Isi)
Cover-Daftar Isi Indra Yuda 2213030054.pdf - Published Version

Download (783kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1 Watermark.pdf - Published Version

Download (300kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3 Watermark.pdf - Published Version

Download (344kB)
[img] Text (BAB 5 - DAFTAR PUSTAKA)
BAB 5 Watermark.pdf - Published Version

Download (243kB)
[img] Text (Fulltext)
Indra Yuda 2213030054 Full Text.pdf - Published Version

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya lansia terlantar di Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya peningkatan kesejahteraan lansia terlantar, faktor penunjang dan penghambat, serta tinjauan Siyasah Dusturiyah terhadap upaya tersebut. Pertanyaan penelitian yaitu: 1) Bagaimana upaya peningkatan kesejahteraan lansia di Nagari Halaban? 2) Apa saja faktor penunjang dan penghambat dalam peningkatan kesejahteraan lansia di Nagari Halaban? 3) Bagaimana tinjauan Siyasah Dusturiyah terhadap upaya peningkatan kesejahteraan lansia di Nagari Halaban? Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap enam informan, yaitu dua orang Dinas Sosial, satu orang pengurus Nahdlatul Ulama, satu orang Pemerintah Nagari Halaban, dan dua orang lansia penerima manfaat. Data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, dokumen pemerintah, data statistik, dan literatur terkait. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan kesejahteraan lansia terlantar dilakukan melalui keterlibatan Dinas Sosial, Pemerintah Nagari, Nahdlatul Ulama, keluarga, dan masyarakat. Faktor penunjang meliputi akses jalan yang mudah, kepedulian masyarakat, kedekatan tempat tinggal, budaya gotong royong, dan kemampuan lansia menyampaikan kebutuhan. Faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, belum tersedianya panti sosial, pendataan yang belum lengkap, keterbatasan penggunaan Dana Desa untuk BLT, bertambahnya jumlah lansia yang membutuhkan bantuan, serta keterbatasan petugas. Ditinjau dari Siyasah Dusturiyah, upaya tersebut telah menerapkan prinsip keadilan, musyawarah, persamaan, kemaslahatan, dan tanggung jawab.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Upaya Peningkatan Kesejahteraan, Lansia Terlantar, Nagari Halaban, Siyasah Dusturiyah
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Hukum Ketatanegaraan Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 26 Oct 2026 06:30
Last Modified: 26 Oct 2026 06:30
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35209

Actions (login required)

View Item View Item