Delensyia, Saharani (2026) Analisis Spasial Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Sumatera Selatan Menggunakan Metode Indeks Moran dan Getis-Ord (GI*). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Saharani Delensyia NIM 2217010019. Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
Saharani Delensyia NIM 2217010019. BAB 1.pdf - Published Version Download (291kB) |
|
|
Text (BAB III)
Saharani Delensyia NIM 2217010019. BAB 3.pdf - Published Version Download (281kB) |
|
|
Text (BAB V)
Saharani Delensyia NIM 2217010019. BAB 5-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (378kB) |
|
|
Text (Full Text)
Saharani Delensyia NIM 2217010019 Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan permasalahan lingkungan yang serius di Provinsi Sumatera Selatan akibat luasnya kawasan lahan gambut serta tingginya aktivitas pembukaan lahan dengan cara pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola spasial kejadian karhutla pada 15 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan selama periode 2012–2024 menggunakan Indeks Moran untuk mengidentifikasi autokorelasi spasial secara global, serta Getis-Ord (GI*) untuk mengidentifikasi klaster hotspot dan coldspot secara lokal. Data kejadian kebakaran bersumber dari NASA FIRMS melalui sensor VIIRS yang diagregasikan pada tingkat kabupaten/kota, dengan matriks bobot spasial Queen Contiguity yang telah distandardisasi (row-standardized) sebagai dasar perhitungan. Hasil pengujian Indeks Moran menunjukkan bahwa secara global tidak terdapat autokorelasi spasial yang signifikan pada seluruh tahun pengamatan, yang mengindikasikan bahwa pola persebaran karhutla antarwilayah cenderung bersifat acak (random) secara keseluruhan. Meskipun demikian, analisis Getis-Ord (GI*) berhasil mengidentifikasi klaster hotspot lokal yang signifikan pada beberapa kabupaten/kota. Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Banyuasin merupakan wilayah yang paling konsisten teridentifikasi sebagai hotspot, sedangkan tidak ditemukan satu pun wilayah yang teridentifikasi sebagai coldspot signifikan sepanjang periode penelitian.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | analisis spasial, getis-ord (GI*), hotspot, indeks moran, kebakaran hutan dan lahan, sumatera selatan |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 500 Sains, Ilmu Pengetahuan > Matematika Tajuk Subjek > 500 Sains, Ilmu Pengetahuan > Matematika > Probabilitas dan Matematika Terapan |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Prodi Matematika |
| Depositing User: | Ruang Baca FST |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 04:50 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 04:51 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35204 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
