Sejarah Pasar Tradisional Balai Tangah Tahun 1945-2020

Frendi, Shezhade (2026) Sejarah Pasar Tradisional Balai Tangah Tahun 1945-2020. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover dll)
FRENDI.NIM 2211020063.COVER TEKS.pdf - Published Version

Download (10MB)
[img] Text (Bab 1)
FRENDI.NIM 2211020063.BAB I.pdf - Published Version

Download (434kB)
[img] Text (bab 3)
FRENDI.NIM 2211020063.BAB III.pdf - Published Version

Download (558kB)
[img] Text (Bab v-dapus)
frendi bab v.pdf - Published Version

Download (278kB)
[img] Text (Bab v-dapus)
FRENDI NIM 2211020063 SKRIPSI FULL TEKS.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (12MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi dan menganalisis Sejarah Pasar Tradisional Balai Tangah di Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar dalam kurun waktu 1945 hingga 2020. Fokus utama penelitian ini mencakup latar belakang sejarah berdirinya pasar, dinamika perkembangan fisik, ekonomi, dan kebijakan pada tiga periode pemerintahan (Orde Lama, Orde Baru, dan Era Reformasi), serta dampak sosio-ekonominya terhadap masyarakat Nagari Balai Tangah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi empat tahapan, yaitu heuristik (pengumpulan sumber berupa wawancara tokoh adat/pedagang, dokumen monografi nagari, dan arsip daerah), verifikasi (kritik sumber eksternal dan internal), interpretasi (sintesis dan analisis fakta sejarah), serta historiografi (penulisan narasi sejarah secara kronologis dan analitis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasar Tradisional Balai Tangah berdiri sejak akhir tahun 1939 di atas tanah ulayat nagari di bawah pengawasan Kerapatan Adat Nagari (KAN) dan Niniak Mamak, yang beroperasi secara berkala setiap hari Kamis (Hari Pakan) berbasis filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Dalam dinamika perkembangannya, pada masa Orde Lama (1945–1966) pasar ini berperan sebagai sarana perlawanan ekonomi pasca-kemerdekaan melalui penolakan mata uang NICA dan penggunaan ORI/ORIPS, menjadi pusat logistik dan informasi intelijen rakyat pendukung PDRI dan TNI pada Agresi Militer Belanda II, serta mengalami lonjakan ekonomi pada era Korean War Boom (1950-an) melalui jaringan perdagangan karet dan kopi (Toke). Memasuki masa Orde Baru (1966–1998), pasar mengalami formalisasi administrasi pemerintahan daerah, penataan struktur fisik dan zonasi komoditas, serta peningkatan aksesibilitas transportasi jalan darat. Pada Era Reformasi (1998–2020), pasar mendapat program revitalisasi bangunan pasca-musibah kebakaran tahun 2016, diintegrasikan ke dalam potensi pariwisata-budaya nagari (Carnival Balai Tangah: Arakan 1.000 Kue Talam), hingga penyesuaian aktivitas perdagangan saat pandemi COVID-19 pada tahun 2020. Secara keseluruhan, Pasar Balai Tangah berfungsi sebagai economic engine utama nagari yang menyerap tenaga kerja lokal sekaligus sebagai social space yang mempererat kohesi sosial, kearifan lokal, serta silaturahmi antara masyarakat ranah dan rantau.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pasar Tradisional, Balai Tangah, Sejarah Sosial-Ekonomi, Nagari, Lintau Buo Utara.
Subjects: Tajuk Subjek > 900 Sejarah, Geografi, Biografi > Sejarah
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Ruang Baca FAH
Date Deposited: 29 Oct 2026 01:55
Last Modified: 29 Oct 2026 01:55
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35166

Actions (login required)

View Item View Item