TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PERLINDUNGAN DAN PENGUPAHAN PEKERJA HARIAN LEPAS PADA PT. LUBUK LANCANG KUNING

AZ, Ariani Putri Kasmini (2026) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PERLINDUNGAN DAN PENGUPAHAN PEKERJA HARIAN LEPAS PADA PT. LUBUK LANCANG KUNING. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
Ariani Putri Kasmini AZ Nim 2213040142. Cover-Daftar Isi.pdf

Download (462kB)
[img] Text (BAB 1)
Ariani Putri Kasmini AZ Nim 2213040142 BAB I.pdf

Download (321kB)
[img] Text (BAB III)
Ariani Putri Kasmini AZ Nim 2213040142. BAB III.pdf

Download (285kB)
[img] Text (BAB V)
Ariani Putri Kasmini AZ Nim 2213040142 BAB V-Daftar Isi.pdf

Download (275kB)
[img] Text (Fulltext)
Ariani Putri Kasmini AZ 2213040142 Fulltext.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketidaksesuaian antara kesepakatan awal dengan realita pemenuhan hak-hak pekerja harian lepas pada PT. Lubuk Lancang Kuning, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi ketidakjelasan status hubungan kerja, tidak tersedianya kontrak tertulis, ketidaktepatan waktu dan selisih pembayaran upah, ketiadaan tunjangan kesehatan/keselamatan kerja, serta adanya pekerja harian lepas yang bekerja melebihi tiga tahun tanpa pengangkatan status. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan sistem kerja dan pengupahan pekerja harian lepas pada PT. Lubuk Lancang Kuning serta meninjaunya berdasarkan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam dengan pihak manajemen/staf perusahaan dan para pekerja harian lepas. Data sekunder bersumber dari bahan hukum primer dan sekunder seperti UU Ketenagakerjaan, PP No. 35 Tahun 2021, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES), serta literatur relevan lainnya. Analisis data dilakukan secara kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, penafsiran substantif, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pelaksanaan sistem kerja dan pengupahan pekerja harian lepas di PT. Lubuk Lancang Kuning tidak memiliki perjanjian kerja tertulis dan hanya berdasar pada kesepakatan lisan. Terdapat ketidaksesuaian antara kebijakan manajemen dengan fakta di lapangan, seperti perhitungan hari kerja yang dibatasi 26 hari, jam kerja yang panjang (07.00–17.00 WIB), tidak adanya insentif lembur, pemotongan gaji, serta ketiadaan jaminan sosial dan perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang memadai. Hal ini bertentangan dengan ketentuan UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 dan PP No. 35 Tahun 2021. Ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah, pelaksanaan hubungan kerja ini berada dalam skema akad ijarah. Namun, praktiknya dikategorikan cacat hukum karena mengandung unsur gharar (ketidakjelasan pada besaran upah, jam kerja, dan status kerja) serta kezaliman yang merugikan pihak pekerja. Praktik ini melanggar prinsip-prinsip utama Hukum Ekonomi Syariah, yaitu prinsip keadilan ('adl), kejujuran (shiddiq), amanah, keseimbangan (tawazun), kerelaan (an-taradhin), dan kemaslahatan (maslahah).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Upah (Ujrah), Pekerja Harian Lepas, Akad Ijarah, Hukum Ekonomi Syariah.
Subjects: Agama Islam
Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 25 Sep 2026 08:48
Last Modified: 25 Sep 2026 08:48
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35065

Actions (login required)

View Item View Item