Alfikri, M.Sadrio (2026) Dialektika Kompilasi Hukum Islam dan Hukum Adat Minangkabau dalam Sistem Perwalian Anak Perspektif Hukum Keluarga Islam. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover)
M.Sadrio Alfikri 1913010129 File Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text (Bab 1)
M.Sadrio Alfikri 1913010129 File BAB I.pdf - Published Version Download (514kB) |
|
|
Text (Bab 3)
M.Sadrio Alfikri 1913010129 File BAB III.pdf - Published Version Download (420kB) |
|
|
Text (bab v dapus)
M.Sadrio Alfikri 1913010129 File BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (379kB) |
|
|
Text (fulltext)
M.Sadrio Alfikri 1913010129 File Full Text (1).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Kompilasi Hukum Islam menempatkan hubungan nasab sebagai dasar legitimasi perwalian, sedangkan hukum adat Minangkabau dibangun atas sistem kekerabatan matrilineal yang menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam perlindungan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan sistem perwalian anak menurut Kompilasi Hukum Islam dan hukum adat Minangkabau, menganalisis dialektika antara keduanya, serta mengkaji perspektif hukum keluarga Islam terhadap dialektika tersebut melalui Putusan Pengadilan Agama Padang Nomor 455/Pdt.G/2021/PA.Pdg. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, pendekatan komparatif, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-analitis melalui teknik legal reasoning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem perwalian anak menurut Kompilasi Hukum Islam dibangun atas dasar legitimasi hubungan nasab yang diatur dalam Pasal 107 sampai dengan Pasal 112 Kompilasi Hukum Islam, sedangkan hukum adat Minangkabau membangun sistem perwalian melalui struktur kekerabatan matrilineal dengan peran keluarga maternal, khususnya ibu dan mamak, sebagai bagian dari living law yang berkembang dalam masyarakat. Analisis terhadap Putusan Pengadilan Agama Padang Nomor 455/Pdt.G/2021/PA.Pdg menunjukkan bahwa hakim tetap mendasarkan pertimbangannya pada ketentuan Kompilasi Hukum Islam dalam menetapkan perwalian anak. Namun, putusan tersebut selaras dengan realitas sosial masyarakat Minangkabau yang menempatkan keluarga maternal sebagai pihak yang secara faktual menjalankan fungsi perlindungan terhadap anak. Dengan demikian, dialektika antara Kompilasi Hukum Islam dan hukum adat Minangkabau tidak menunjukkan hubungan yang saling bertentangan, melainkan hubungan yang saling melengkapi dalam mewujudkan perlindungan dan kepentingan terbaik bagi anak. Ditinjau dari perspektif hukum keluarga Islam, dialektika tersebut sejalan dengan tujuan Maqasid al-Syari'ah, khususnya prinsip hifz al-nafs, hifz al-nasl, dan hifz al-mal, sehingga bermuara pada terwujudnya kemaslahatan serta kepentingan terbaik bagi anak.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Adat Minangkabau, Hukum Keluarga Islam, Kompilasi Hukum Islam, Maqasid al-Syari'ah, dan Perwalian Anak. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 04:58 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 04:58 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35055 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
