Makna Simbolik Upacara Baralek di Nagari Koto Hilalang Kecamatan Kubung Kabupaten Solok

Munira, Sirajal (2026) Makna Simbolik Upacara Baralek di Nagari Koto Hilalang Kecamatan Kubung Kabupaten Solok. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (SIRAJAL MUNIRA 2212010048 COVER-DAFTAR ISI)
SIRAJAL MUNIRA 2212010048 COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (752kB)
[img] Text (SIRAJAL MUNIRA 2212010048 BAB I)
SIRAJAL MUNIRA 2212010048 BAB I.pdf - Published Version

Download (360kB)
[img] Text (SIRAJAL MUNIRA 2212010048 BAB III)
SIRAJAL MUNIRA 2212010048 BAB III.pdf - Published Version

Download (362kB)
[img] Text (SIRAJAL MUNIRA 2212010048 BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
SIRAJAL MUNIRA 2212010048 BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (358kB)
[img] Text (SIRAJAL MUNIRA 2212010048 FULL TEXT)
SKRIPSI SIRAJAL MUNIRA 2212010048 FULL TEXT - Copy.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah keberadaan upacara baralek sebagai tradisi perkawinan adat Minangkabau yang sarat dengan simbol budaya, nilai sosial, serta pesan moral yang diwariskan secara turun-temurun. Namun, perkembangan zaman dan arus modernisasi menyebabkan sebagian masyarakat mulai memaknai baralek hanya sebagai bentuk perayaan dan hiburan, sehingga makna simbolik yang terkandung di dalamnya semakin kurang dipahami, terutama oleh generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna simbol, interaksi sosial, dan proses interpretasi yang terdapat dalam upacara baralek di Nagari Koto Hilalang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori interaksi simbolik Herbert Blumer yang meliputi tiga konsep utama, yaitu makna (meaning), interaksi sosial (language), dan proses interpretasi (thought). Informan penelitian terdiri atas niniak mamak, bundo kanduang, tokoh adat, serta masyarakat yang memahami pelaksanaan upacara baralek di Nagari Koto Hilalang. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: pertama, simbol-simbol yang digunakan dalam upacara baralek memiliki makna yang berkaitan dengan kehormatan, tanggung jawab, kepemimpinan, kebersamaan, serta penghormatan terhadap adat dan sistem kekerabatan Minangkabau. Simbol-simbol tersebut diwujudkan melalui pakaian adat, perlengkapan upacara, makanan tradisional, serta tahapan prosesi baralek. Kedua, interaksi sosial dalam pelaksanaan baralek tampak melalui musyawarah, gotong royong, dan keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam setiap tahapan prosesi. Ketiga, proses interpretasi dilakukan oleh masyarakat berdasarkan pengalaman, pengetahuan adat, dan nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Dengan demikian, upacara baralek tidak hanya berfungsi sebagai perayaan perkawinan, tetapi juga sebagai media pelestarian budaya, sarana pendidikan adat, serta bentuk pewarisan nilai-nilai sosial dan budaya Minangkabau kepada generasi penerus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Makna Simbolik, Interaksi Simbolik, Upacara Baralek, Minangkabau.
Subjects: Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > 390 Adat Istiadat, Etiket, Folklor
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Ruang Baca FDIK
Date Deposited: 21 Oct 2026 04:16
Last Modified: 21 Oct 2026 04:16
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/35041

Actions (login required)

View Item View Item