Riyan, Muhammad (2026) Studi Komparatif Pendapat Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi'i Tentang Menggabungkan Emas dan Perak dalam Perhitungan Nisab Zakat. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover- Daftar Isi)
Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (951kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (409kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (594kB) |
|
|
Text (Full Texs)
Full Texs.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V- Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (337kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pendapat antara Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i tentang menggabungkan emas dan perak dalam perhitungan nisab zakat. Mazhab Maliki berpendapat bahwa menggabungkan emas dan perak dalam perhitungan nizab zakat itu diperbolehkan, sedangkan Mazhab Syafi’i tidak membolehkan menggabungkan emas dan perak dalam perhitungan nisab zakat. Rumusan masalah dari skripsi ini adalah bagaimana pandangan ulama Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i tentang menggabungkan emas dan perak dalam perhitungan nisab zakat. Adapun pertanyaan penelitian dari skripsi ini 1) Apa dalil dan metode istinbath yang digunakan oleh Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’I tentang menggabungkan emas dan perak dalam perhitungan nisab zakat? 2) Apa penyebab perbedaan pendapat dari Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i tentang menggabungkan emas dan perak dalam perhitungan nisab zakat? 3) Pendapat mana yang lebih rajih antara Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i tentang menggabungkan emas dan perak dalam perhitungan nisab zakat?. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pustaka dengan metode fiqih muqaranah. Hasil penelitian ini adalah 1) Dalil dan metode istinbat yang digunakan oleh Mazhab Maliki terdapat dalam QS. at-Taubah ayat 34, Hadis Riwayat Bukhari, dan juga qiyas, sedangkan dalil dan metode istinbath yang digunakan Mazhab Syafi’I adalah QS. at-Taubah ayat 34 dan hadis Riwayat Bukhari dan Muslim, Hadis Ali bin Abi Thaib dan juga dalil qiyas. 2) Penyebab perbedaan pendapat antara Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i adalah berbeda dalam memahami ‘illat dari emas dan perak, dan berbeda dalam memahami dalil dan makna lafadz dalil. 3) Pendapat yang rajih adalah pendapat Mazhab Maliki, dengan alasan karena terdapat kesamaan ‘illat (atsmaniyyah) antara emas dan perak, kemudian qiyas yang digunakan memiliki dasar ‘illat yang jelas jelas, dan sesuai dengan karakter kekayaan modern, dan lebih mendukung keadilan serta maqaṣid zakat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Emas, Perak, Perhitungan Penggabungan |
| Subjects: | Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Perbandingan Mazhab Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Zakat |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 03:42 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 03:42 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34877 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
