Wulandari, sri (2026) Strategi Pemberdayaan Perempuan oleh Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Kabupaten Tanah Datar Melalui Tenun Kintalin Lintau di Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
COVER.pdf - Published Version Download (415kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf - Published Version Download (313kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf - Published Version Download (136kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (284kB) |
|
|
Text (Teks Lengkap)
SKRIPSI.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemberdayaan perempuan karena perempuan memiliki kemampuan, keterampilan, dan kreativitas yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif dan bernilai ekonomi, salah satunya melalui keterampilan menenun. Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tanah Datar memiliki peran dalam memberikan fasilitas, pelatihan, pembinaan, pendampingan, serta dukungan terhadap pengembangan produk dan pemasaran tenun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui dan dan mendeskripsikan melalui tahap perencanaan dan kebijakan, untuk mengetahui dan mendeskripsikan melalui tahap aksi sosial dan politik, untuk mengetahui dan mendeskripikan melalui tahap pendidikan dan penyadaran melalui tenun kintalin lintau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pertimbangan bahwa informan mengetahui dan terlibat dalam kegiatan pemberdayaan perempuan melalui Tenun Kintalin Lintau. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis penelitian menggunakan teori strategi pemberdayaan masyarakat Jim Ife yang meliputi strategi perencanaan dan kebijakan, aksi sosial dan politik, serta pendidikan dan penyadaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan perempuan telah dilakukan melalui beberapa bentuk kegiatan. 1) Strategi perencanaan dan kebijakan dilakukan melalui penyusunan program, dukungan anggaran, dan penyediaan sarana prasarana untuk menunjang kegiatan menenun. 2) Strategi aksi sosial dan politik dilakukan melalui penyediaan fasilitas alat tenun, pelatihan, pembinaan, pendampingan, pengembangan desain dan produk, serta dukungan promosi dan pemasaran. 3) Strategi pendidikan dan penyadaran dilakukan melalui pelatihan keterampilan menenun, pelatihan kewirausahaan, pembukuan, perencanaan usaha, inovasi produk, dan pemasaran digital. Kegiatan tersebut memberikan peningkatan terhadap pengetahuan dan keterampilan perempuan serta mendorong perempuan untuk lebih mandiri dalam menjalankan kegiatan produktif. Namun, pelaksanaan pemberdayaan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, ketergantungan terhadap fasilitas alat tenun, keterbatasan tenaga penenun, serta pemasaran yang belum optimal. Dengan demikian, strategi pemberdayaan melalui Tenun Kintalin Lintau telah memberikan kontribusi dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian perempuan, meskipun masih diperlukan penguatan pada aspek keberlanjutan usaha dan pemasaran.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Strategi,Pemberdayaan dan Perempuan |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > 307.1 Pemberdayaan Masyarakat |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FDIK |
| Date Deposited: | 19 Sep 2026 10:10 |
| Last Modified: | 19 Sep 2026 10:10 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34699 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
