Hardivizon, Hardivizon (2026) Rasionalitas Penggunaan Hadis Pada Hukum Pagang Gadai Di Minangkabau. Doctoral thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
hardivizon-cover.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
hardivizon-BAB 1-Pendahuluan.pdf - Published Version Download (424kB) |
|
|
Text (BAB III)
hardivizon-BAB 3-Metode Penelitian.pdf - Published Version Download (357kB) |
|
|
Text (BAB IX dan Daftar Pustaka)
hardivizon-BAB 5-Penutup dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (628kB) |
|
|
Text (Pull Text)
hardivizon-DISERTASI-fulltext.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengungkap rasionalitas penggunaan hadis dalam konstruksi hukum pagang gadai di Minangkabau melalui kajian terhadap praktik sosial, pola pendalilan ilmuan Muslim, serta pemeliharaan maqāṣid al-syarī‘ah dalam proses pemaknaan hadis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketegangan antara pemahaman tekstual hadis tentang rahn yang cenderung membatasi pemanfaatan barang gadai dengan praktik pagang gadai dalam masyarakat Minangkabau yang mengakomodasi pemanfaatan tersebut dalam kerangka adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan ilmuan Muslim dan tokoh adat di Minangkabau, sedangkan data sekunder berasal dari literatur hadis, fikih, dan maqāṣid al-syarī‘ah. Data dianalisis secara induktif melalui pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan studi hadis, fikih, dan antropologi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pagang gadai tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pembiayaan berbasis adat, tetapi juga sebagai instrumen perlindungan harta dan solidaritas sosial. Rasionalitas penggunaan hadis di kalangan ilmuan Muslim Minangkabau membentuk spektrum yang bergerak dari orientasi normatif, instrumental, hingga substantif, yang terefleksi dalam tiga pola penalaran, yaitu tekstual–restriktif, kontekstual–kompensatoris, dan maqāṣidī–‘urfī. Meskipun hadis yang dijadikan dasar pendalilan relatif sama, perbedaan hukum lebih dipengaruhi oleh perbedaan cara memahami dan mengaktualisasikan hadis dalam konteks sosial. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa perlindungan harta (ḥifẓ al-māl), keadilan, dan kemaslahatan sosial merupakan pertimbangan utama dalam proses penetapan hukum. Berdasarkan sintesis temuan tersebut, penelitian ini merekonstruksi Model Rasionalitas Maqāṣid Profetik sebagai kontribusi teoritik dalam studi hadis hukum. Model ini memosisikan Maqāṣid Profetik sebagai kerangka epistemologis yang menjembatani otoritas teks, rasionalitas penafsir, dan realitas sosial dalam mewujudkan tujuan-tujuan syariat secara kontekstual. Dengan demikian, penelitian ini menawarkan perspektif baru bahwa keragaman konstruksi hukum yang lahir dari hadis merupakan variasi rasionalitas dalam mengaktualisasikan nilai-nilai profetik menuju tujuan syariat yang sama.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hadis; Pagang Gadai; Minangkabau; Maqāṣid al-Syarī‘ah; Maqāṣid Profetik; Rasionalitas Hukum Islam. |
| Subjects: | Agama Islam > Hadis dan Ilmu Berkaitan Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Ushul Fikih |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Doktor > Hukum Islam |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 03:30 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 03:30 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34415 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
