Safriza, Nurul Fajrina (2026) Perkembangan Islam di Korea Selatan (Pendekatan Prosopografis). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (458kB) |
|
|
Text (BAB IV dan Daftar Pustaka)
BAB IV dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (452kB) |
|
|
Text (Full Text)
full text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kesenjangan dalam kajian sejarah Islam di Asia Timur tentang perspektif Islam di Korea Selatan, di mana penelitian-penelitian terdahulu mengenai Islam di Korea Selatan umumnya disajikan secara naratifkronologis tanpa mengidentifikasi secara konsisten tokoh-tokoh konkret yang berperan dalam setiap periode perkembangannya. Permasalahan penelitian ini yaitu perkembangan Islam di Korea Selatan dari periode awal hingga periode kontemporer dengan mengidentifikasi tokoh-tokoh di setiap periodenya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi, teknik penelitian ini menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam di Korea Selatan berkembang melalui empat fase selama lebih dari 11 abad. Fase awal ditandai kunjungan pedagang Muslim ke Byeokrando pada 1024-1025 M. Fase Joseon meninggalkan satu tokoh teridentifikasi, Jang Sunnyong. Fase pasca-perang melahirkan komunitas permanen melalui empat tokoh kunci yang teridentifikasi, yaitu Abdulgafur Karaismailoglu dan Zübeyir Koç sebagai agen introduksi Islam dari Brigade Turki, serta Uhm Yong Ha dan Yang Sung-un sebagai agen konversi dan institusionalisasi dari kalangan Korea sendiri. Fase kontemporer komunitas Muslim Korea mengalami transformasi demografis dengan meningkatnya arus tenaga kerja migran Muslim dari kelompok mualaf lokal menjadi komunitas multietnik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Islam di Korea Selatan berkembang melalui pola Islamisasi berbasis agensi eksternal, setiap fase pertumbuhan dipicu oleh agen luar yang berbeda, bukan dinamika internal masyarakat Korea. Pedagang Arab, tentara Turki, dan tenaga kerja migran Muslim menjadi agen utama di masing-masing periode. Ketangguhan komunitas Muslim bergantung pada kemampuan membangun agensi internal yang mandiri.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asia Timur, Islamisasi, Korea Selatan, Prosopografis |
| Subjects: | Agama Islam > Sejarah Islam > Sejarah Islam di Berbagai Negeri Setelah Tahun 1800 |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FAH |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 05:35 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 05:35 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34244 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
