Fadillah, Thessa (2026) Kisah ashabul aikah dalam al-Qur'an (Perspektif tafsir Maqasidi). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover-abstrak)
cover-abstrak.pdf - Published Version Download (942kB) |
|
|
Text (BAB I)
bab 1.pdf - Published Version Download (774kB) |
|
|
Text (BAB III)
bab 3.pdf - Published Version Download (381kB) |
|
|
Text (BAB V-daftar pustaka)
bab 5- daftar pustaka.pdf - Published Version Download (390kB) |
|
|
Text (Full Teks)
isi skripsi bab 1-5 yang betul fixx BANA (2).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Al-Qur’an tidak hanya berisi ayat-ayat hukum, tetapi juga kisah-kisah orang-orang dimasa lalu yang penuh dengan pelajaran dan tujuan. Ashabul Aikah atau kaum nabi Syu’aib as adalah salah satu kisah yang memiliki nilai pendidikan, moral, dan sosial. Mereka mendustakan risalah Allah swt, melakukan penipuan, dan merusak bumi. Kisah ini tersebar dalam beberapa surah, yaitu QS. asy-Syu’araa ayat176-191, QS. al-Hijr ayat 78, QS. Saad ayat 13, QS. Qaf 14. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap tujuan-tujuan Al-Qur’an maqasid yang terkandung dalam kisah Ashabul Aikah melalui pendekatan tafsir maqasidi Wasfi Asyur Abu Zayd. Penelitian ini berujuan untuk mengetaahui maqasid al-ammah, maqasid al-khassah, maqasid al-suwar, dan maqasid al-tafshili yang ditemukan dalam kisah Ashabul Aikah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian perputakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer berupa ayat-ayat kisah Ashabul Aikah dalam Al-Qur’an, sedangkan sumber data sekunder berupa kitab-kitab tafsir, buku, jurnal, dan literatur yang relevan. Analisis data dilakukan mengungkap teori tafsir maqasidi Wasfi Asyur Abu Zayd. Hasil penelitian menunjukan bahwa maqasid al-ammah kisah Ashabul Aikah meliputi penguatan tauhid, petunjuk bagi kehidupan agama dan dunia, penyucian jiwa penegak kebenaran dan keadilan, serta membentuk akhlak mulia. Maqasid al-khassah adalah mewujudkan kehidupan yang berlandaskan tauhid, keadilan, kejujuran, dan ketaatan kepada Allah swt serta memperingatkan manusia dari bahaya kesyirikan, kezaliman, dan pendustaan terhadap rasul. Maqasid al-suwar berkaitan dengan tema utama surah yang meneguhkan tauhid, kerasulan, hari kebangkitan, dan Pelajaran bagi umat terdahulu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kisah Ashabul Aikah bukan sekedar narasi sejarah, melainkan sarana pendidikan aqidah, akhlak, dan sosial yang mengandung berbagai maqashid Al-Qur’an. Adapun maqasid al-tafshili yang ditemukan meliputi ajakan bertakwa, ketaatan kepada rasul, keikhlasan dalam dakwah, penegakan keadilan ekonomi, perlindungan hak-hak manusia, larangan berbuat kerusakan, peringatan terhadap kesombongan dan pendusta, serta dorongan untuk mengambil ibrah dari kehancuran umat terdahulu. Dengan demikian, kisah Ashabul Aikah memiliki hubungan dalam membangun kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kemaslahatan manusia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kisah Ashabul Aikah, Tafsir Maqasidi, Wasfi Asyur Abu Zayd |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 07:35 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 07:35 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33988 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
