Sholeh, Zakiah Ulfa (2026) KONSEP ISTIDRAJ DALAM AL-QUR’AN: STUDI KOMPARATIF PENAFSIRAN IBNU ‘ASYUR DAN SYA‘RAWI. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover)
ZAKIAH ULFA SHOLEH__2215050184_ COVER-ABSTRAK.pdf - Published Version Download (561kB) |
|
|
Text (Bab 1)
Zakiah Ulfa Sholeh-2215050184 BAB 1.pdf - Published Version Download (365kB) |
|
|
Text (Bab 3)
Zakiah Ulfa Sholeh- 2215050184 BAB 3.pdf - Published Version Download (353kB) |
|
|
Text (Bab v-dapus)
Zakiah Ulfa Sholeh - 2215050184 BAB 5-DAPUS.pdf - Published Version Download (246kB) |
|
|
Text (fulltext)
ZAKIAH ULFA SHOLEH__2215050184_ FULL SKRIPSIII.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (916kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena masyarakat yang sering menganggap kekayaan, jabatan, kesehatan, dan kesuksesan sebagai tanda keridaan Allah SWT, padahal dalam Al-Qur'an kenikmatan tersebut dapat menjadi bentuk istidraj. Fokus penelitian ini adalah mengkaji dan membandingkan konsep istidraj dalam Al-Qur'an menurut penafsiran Ibnu 'Asyur dalam Tafsir Al-Tahrir wa Al-Tanwir dan Muhammad Mutawalli Asy-Sya'rawi dalam Tafsir Asy-Sya'rawi. Penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya karena secara khusus membandingkan penafsiran kedua mufasir terhadap konsep istidraj, sedangkan penelitian terdahulu lebih banyak mengkaji istidraj melalui tokoh atau pendekatan lain. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah: (1) bagaimana penafsiran Ibnu 'Asyur terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan istidraj; (2) bagaimana penafsiran Asy-Sya'rawi terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan istidraj; dan (3) bagaimana persamaan dan perbedaan penafsiran keduanya. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer penelitian adalah Tafsir Al-Tahrir wa Al-Tanwir karya Ibnu 'Asyur dan Tafsir Asy-Sya'rawi karya Muhammad Mutawalli Asy-Sya'rawi, sedangkan sumber data sekundernya berupa buku, jurnal, skripsi, dan literatur lain yang relevan. Data dianalisis menggunakan metode tafsir muqaran (komparatif) untuk menemukan persamaan dan perbedaan penafsiran kedua mufasir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu 'Asyur dan Asy-Sya'rawi sama-sama memandang istidraj sebagai proses penjerumusan yang berlangsung secara bertahap melalui pemberian nikmat dan penangguhan hukuman sehingga pelakunya semakin lalai dan jauh dari Allah SWT. Perbedaannya terletak pada pendekatan penafsiran yang digunakan. Ibnu 'Asyur lebih menekankan analisis kebahasaan dan makna ayat secara mendalam, sedangkan Asy-Sya'rawi lebih menonjolkan aspek pendidikan, spiritual, dan pembinaan akhlak melalui ilustrasi kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsep istidraj memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan kontemporer sebagai peringatan agar manusia tidak tertipu oleh kenikmatan dunia yang dapat menjauhkannya dari Allah SWT.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Istidraj, Al-Qur’an, Ibnu ‘Asyur, Asy-Sya‘rawi, Tafsir Muqaran |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 01:25 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 01:25 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33548 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
