Penafsiran اُولِى الْاَمْرِ Dalam QS.An-Nisa(4) Ayat 59 Pendekatan Ma'na Cum Maghza

Harahap, Nur Halimah (2026) Penafsiran اُولِى الْاَمْرِ Dalam QS.An-Nisa(4) Ayat 59 Pendekatan Ma'na Cum Maghza. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Abstrak)
File cover-Abstrak.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (477kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (306kB)
[img] Text (BAB V- DAPUS)
BAB V-Dapus.pdf - Published Version

Download (311kB)
[img] Text (Full Skripsi)
Full Skripsi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan penafsiran tentang ulil amri dalam QS. An-Nisa ayat 59 dikalangan masyarakat yang menimbulkan pro kontra mengenai siapa sebenarnya ulil amri yang dimaksud,pihak yang pro memahami ulil amri sebagai semua pemimpin itu wajib ditaati,sedangkan pihak kontra berpendapat bahwa ulil amri harus memiliki sifat adil, amanah, dan berpegang pada syariat. Perbedaan tersebut mendorong kajian dengan pendekatan ma'na cum maghza untuk memahami makna dan signifikansi ulil amri secara kontekstual.Tujuan utama dari penelitian ini ialah untuk memahami al-ma'na tarikhi (makna historis), almaghza tarikhi (signifikansi historis), dan al-maghza mutharrik mu'assir (signifikansi dinamis kontemporer) dalam Qs. An-nisa(4) ayat 59.Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research).Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan tafsir kontekstual melalui pendekatan ma’na cum maghza, yang menyeimbangkan antara makna literal ayat dan pesan moral yang bersifat dinamis. Kemudian, data primer bersumber dari teks QS. An-nisa(4):59 dan kitab-kitab tafsir otoritatif, seperti Tafsir At-Ṭhabari, Tafsir As-Syaukani, Tafsir al-Munir, dan Tafsir al-Mishbaḥ serta data sekundernya berupa jurnal, buku-buku serta artikel ilmiah untuk memperkaya analisis. Analisis data dilakukan melalui tahapan analisis linguistik, intratekstualitas,intertekstualiatas, kajian konteks sosio historis serta signifikasinya.Penelitian ini menghasilkan tiga temuan utama. Pertama, analisis al-ma’na al-tarīkhī terhadap Ulil Amri adalah pemimpin (penguasa) yang memiliki ilmu pengetahuan dan Ilmu Fiqh. Kedua, kajian al-maghza al-tarīkhī mengenai ulil amri adalah pemimpin pasukan perang atau yang diberi mandat dan tidak menyalahi perintah Allah dan hadis.Ketiga,al-maghza al-mutaharrik al-mu‘asir Qs.An-Nisa [4]:59 seiring dengan perkembangan zaman, di masa sekarang bahwa ulil amri adalah proses yang telah di lalui oleh seseorang untuk sampai layak di sebut ulil Amri,sehingga dia menjadi label dalam konteks apapun baik dalam bidang politik,agama,sosial,keilmuan,apakah dia ahli dalam urusan tersebut jika dia layak dalam bidang tersebut dia layak di sebut ulil amri dan mereka harus mengacu terhadap Al-Qur’an dan hadis.Tapi perlu digaris bawahi, bahwa jawaban tersebut adalah ungkapan yang mengalir pada pertanyaan “siapakah ulil amri?”, karena sejatinya Qs.An-Nisa[4]:59 dititik beratkan pada pertanggungjawaban dalam menyelesaikan persoalan dalam masyarakat yang sesuai dengan Al-Qur’an Hadits.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ulil Amri, QS.An-nisa(4):59, Ma’na Cum Maghza.
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 25 Jun 2026 08:58
Last Modified: 25 Jun 2026 08:58
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33335

Actions (login required)

View Item View Item