Harahap, Ikhwanuddin (2016) Perpaduan Hukum Adat Dan Hukum Islam Dalam Tradisi Perkawinan Di Tapanuli Selatan. Doctoral thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Fulltext)
Disertasi Pak Ikhwan 2017.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (23MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kehadiran Islam mempengaruhi adat Tapanuli Selatan, bagaimana penetrasi hukum Islam ke dalam hukum adat dalam tradisi perkawinan di Tapanuli Selatan dan sejauhmana penerimaan masyarakat terhadap hukum Islam dalam tradisi perkawinan di Tapanuli Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Tapanuli Selatan. Wilayah hukum adat Tapanuli Selatan meliputi empat kabupaten dan satu kota, yaitu Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Padang Lawas dan Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian dilaksanakan selama kurang lebih 1 (satu) tahun, mulai bulan Maret 2015 sampai April 2016. Penelitian ini bersifat penelitian lapangan (field research). Melalui penelitian lapangan ini, penulis meneliti keadaan hukum adat dan hukum Islam dalam tradisi perkawinan di Tapanuli Selatan. Untuk menganalisis perpaduan hukum adat dan hukum Islam dalam tradisi perkawinan di Tapanuli Selatan digunakan analisis sosiologis. Secara sosiologis perpaduan dapat berbentuk akulturasi dan dominasi. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa kedatangan Islam di Tapanuli Selatan mempengaruhi seluruh sendi kehidupan masyarakat seperti keyakinan dan adat istiadat. Semua bentuk pemujaan terhadap roh dan benda-benda yang dianggap keramat diganti dengan tauhid. Demikian juga adat istiadat yang bertentangan dengan hukum Islam diganti. Hukum Islam mengatasi hukum adat di Tapanuli Selatan termasuk dalam perkawinan. Hukum Islam dominan atas hukum adat. Hal ini dapat dilihat dari perkawinan sumbang (perkawinan semarga) dan perkawinan rompak tutur (mengawini anak perempuan dari saudara perempuan ayah). Keduanya dahulu dipandang melanggar hukum adat sehingga diberi sanksi bagi orang yang melakukannya. Islam dengan konsep muharramat membatalkan hukum adat atas keduanya. Selain itu hukum Islam juga membatalkan hukum atas perkawinan manyunduti (mengawini anak perempuan dari saudara laki-laki ibu atau disebut juga perkawinan dengan borutulang). Di mana menurut hukum adat, perkawinan ini merupakan perkawinan yang diidealkan. Hukum Islam mengubah "ideal" ini dengan kriteria agama sebagai pertimbangan dalam memilih calon isteri, bukan keturunan. Demikian juga dengan keabsahan perkawinan, di mana adat Tapanuli Selatan adat menentukan bahwa keabsahan perkawinan adalah dengan maradat, yaitu perkawinan dilaksanakan dengan cara adat. Islam membatalkan ketentuan adat ini dengan menetapkan hukum baru yaitu keabsahan perkawinan adalah akad nikah. Selain itu, dalam pelaksanaan perkawinan termasuk margondang terjadi akulturasi. Hukum Islam diterima oleh hukum adat, namun hukum adat juga tetap dilaksanakan beriringan dengan hukum Islam tersebut. Pluralisme hukum juga terjadi di Tapanuli Selatan, di mana masyarakat melaksanakan beberapa hukum pada saat yang bersamaan yaitu hukum Islam, hukum adat dan hukum negara. Hukum Islam diterima sepenuhnya oleh masyarakat muslim Tapanuli Selatan. Masyarakat tunduk dan melaksanakan ketentuan-ketentuan dan aturan-aturan hukum Islam mengenai perkawinan. Hal ini disebabkan karena religiusitas mereka yang tinggi. Di samping alasan ini, alasan lain adalah bahwa hukum adat mulai kehilangan tempat di tengah-tengah masyarakat terutama generasi muda. Hal ini ditandai dengan minimnya penguasaan mereka tentang hukum adat. Keadaan ini menyebabkan melemahnya hukum adat, sementara di sisi lain hukum Islam semakin menguat sehingga dominasi hukum Islam atas hukum adat tidak bisa dihindarkan.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Adat, Hukum Islam, Perkawinan |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > Ilmu Hukum > Hukum Pribadi dan Keluarga |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Doktor > Hukum Islam |
| Depositing User: | Zulfitri Zulfitri |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 07:52 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 07:52 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33174 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
