Ijtihad Ibnu Rusyd dalam Masalah Fiqih dan Relevansinya dengan Hukum Islam di Indonesia

Subri, Rahmad Achri (2026) Ijtihad Ibnu Rusyd dalam Masalah Fiqih dan Relevansinya dengan Hukum Islam di Indonesia. Doctoral thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover)
Rahmad Achri Subri-2120100008-Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (4MB)
[img] Text (Bab 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (290kB)
[img] Text (Bab 3)
BAB 3.pdf - Published Version

Download (272kB)
[img] Text (bab v-dapus)
Rahmad Achri Subri-2120100008-Bab 5 dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (519kB)
[img] Text (Full Text)
FULLTEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Ibnu Rusyd merupakan tokoh pemikir Islam yang memiliki kontribusi besar dalam perkembangan hukum Islam khususnya terkait pemikirannya mengenai masalah fiqih. Karyanya yang monumental “Bidayat al-Mujtahid” menjadi bukti bahwa perbedaan pandangan dalam hukum Islam pada hal-hal ijtihadiyah justru menjadi khazanah yang memperkaya hukum Islam itu sendiri. Persoalan pokok yang menjadi kajian penulis dalam penelitian disertasi ini adalah bagaimana ijtihad Ibnu Rusyd dalam bidang fiqih, seperti apa metode yang digunakan dan bagaimana relevansi pemikiran fiqihnya terhadap perkembangan hukum Islam di Indonesia. Tujuan umum yang hendak didapatkan melalui penelitian ini untuk menganalisis ijtihad Ibnu Rusyd dalam bidang Fiqih, metode-metode yang digunakannya serta relevansinya dengan pengembangan hukum Islam di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan berupa sumber data sekunder yang terbagi kepada bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Bahan hukum primer terdiri dari kitab-kitab karya Ibnu Rusyd yaitu Bidayat al-Mujtahid dan Fasl al-Maql. Bahan hukum sekunder terdiri dari buku-buku, jurnal dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan penelitian. Bahan hukum tersier terdiri dari kamus, ensiklopedia dan lain sebagainya. Data dikumpulkan lewat penelusuran pustaka, data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis data kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa ijtihad Ibnu Rusyd dalam bidang fiqih mencerminkan integrasi antara corak pemikiran tradisional dan rasional. Hal ini ditandai dengan karakteristik ijtihad fikihnya yang rasional, sistematis, dan komparatif. Ibnu Rusyd dalam melahirkan pandangan fikih tidak hanya mengikuti Mazhab Maliki tapi juga mengembangkan pendekatan yang khas dengan memadukan nalar filosofis dan metodologi Ushul fiqih. Dalam melahirkan fiqih, Ibnu Rusyd menggunakan metode ijtihad rasional-komparatif. Ia memadukan nash (teks syariat), akal/nalar filosofis serta realitas sosial dalam merumuskan hukum. Secara rinci, metode yang digunakannya adalah metode komparatif (muqaranah), pendekatan rasional-filosofis, tidak taklid, dan konsisten terhadap prinsip universal syariat (prinsip keadilan, mashlahat). Pemikiran fikih Ibnu Rusyd relevan dengan hukum Islam di Indonesia karena mengedepankan pendekatan rasional-komparatif yang sejalan dengan karakter hukum Islam nasional yang non-mazhabi dan inklusif. Penekanannya pada maslahah serta keseimbangan teks-konteks mendukung praktik hukum yang adaptif dalam fatwa, ekonomi syariah, dan hukum keluarga. Orientasi sosialnya yang menempatkan hukum sebagai sarana keadilan dan kemanusiaan juga sejalan dengan nilai kemaslahatan, moderasi, dan prinsip Pancasila dalam sistem hukum Indonesia.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Ijtihad Ibnu Rusyd; Masalah Fiqih; Hukum Islam di Indonesia
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih
Divisions: Program Pascasarjana > Program Doktor > Hukum Islam
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 11 Mar 2026 04:18
Last Modified: 11 Mar 2026 04:18
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33100

Actions (login required)

View Item View Item