Penafsiran Ayat-Ayat Ketenangan (Sakînah) Dalam Tafsir Al-Misbah Karya Quraish Shihab dan Relevansinya Dengan Psikologi

Alwi, Ravi (2026) Penafsiran Ayat-Ayat Ketenangan (Sakînah) Dalam Tafsir Al-Misbah Karya Quraish Shihab dan Relevansinya Dengan Psikologi. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
cover - daftar isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
bab 1..pdf - Published Version

Download (206kB)
[img] Text (BAB III)
BAB IIl.pdf - Published Version

Download (194kB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
bab V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (359kB)
[img] Text (Full Text)
Skripsi full text Ravi Alwi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan fenomena meningkatnya tekanan psikologis, konflik sosial, serta problem kesehatan mental pada masyarakat modern menunjukkan bahwa kebutuhan akan ketenangan jiwa menjadi semakin mendesak. Dalam konteks ini, Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam menawarkan konsep ketenangan batin yang dikenal dengan istilah sakînah. Meskipun istilah sakînah sering digunakan dalam wacana keagamaan, pemahamannya masih cenderung bersifat normatif dan belum banyak dikaji secara integratif dengan pendekatan psikologi modern. Oleh karena itu, penelitian ini ditulis untuk mengkaji konsep sakînah dalam Al-Qur’an berdasarkan penafsiran M. Quraish Shihab serta menganalisis relevansinya dengan teori psikologi modern, khususnya teori regulasi emosi (emotion regulation) yang dikembangkan oleh James J. Gross dan psychological well-being oleh Carol Ryff. Penelitian ini menjadi penting karena berupaya menjembatani kajian tafsir Al-Qur’an dengan disiplin psikologi dalam memahami ketenangan jiwa secara lebih komprehensif dan kontekstual. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab dan karya-karya James J. Gross yang membahas teori regulasi emosi, sedangkan data sekunder berasal dari buku-buku tafsir klasik dan modern, jurnal ilmiah, serta literatur psikologi yang relevan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan tematik (tafsir maudhu‘i) terhadap ayat-ayat yang memuat lafaz sakînah, disertai analisis deskriptif-analitis dan integratif antara perspektif tafsir dan psikologi modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sakînah dalam Al-Qur’an, menurut Quraish Shihab, bukan sekadar ketenangan pasif atau ketiadaan emosi, melainkan ketenangan batin yang bersumber dari Allah dan berfungsi sebagai mekanisme pengendalian emosi dalam situasi krisis, tekanan, dan konflik. Penafsiran terhadap ayat-ayat sakînah, khususnya QS. Al-Fath [48]: 4 dan QS. Al-Fath [48]: 26, menegaskan bahwa sakînah berperan dalam menstabilkan emosi, mencegah reaksi impulsif, serta menjaga kejernihan sikap individu dan kelompok. Konsep ini memiliki relevansi yang kuat dengan teori regulasi emosi James J. Gross, terutama pada aspek antecedent-focused emotion regulation, di mana ketenangan muncul melalui pengelolaan emosi sebelum emosi tersebut diekspresikan secara destruktif. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep sakînah dalam Al-Qur’an sejalan dengan prinsip-prinsip psikologi modern dan memiliki kontribusi penting dalam pengembangan kajian tafsir integratif serta wacana kesehatan mental berbasis nilai-nilai Qur’ani.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Sakinah, Psychological Well-Being, Emotional Regulation, Quraish Shihab
Subjects: Agama Islam
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 06 Mar 2026 12:49
Last Modified: 06 Mar 2026 12:49
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33077

Actions (login required)

View Item View Item