Pajri Zullian, Muhammad (2026) Komunikasi Nabi Yusuf dalam Surah Yusuf: Analisis Semiotika Michael Riffaterre. Masters thesis, UIN IMAM BONJOL PADANG.
|
Text
Beni_Saputra-2113010144-cover-daftar isi.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB I)
Muhamad Pajri Zullian_2420080070_BAB 1.pdf - Published Version Download (443kB) |
|
|
Text (BAB III)
Muhamad Pajri Zullian_2420080070_BAB 3.pdf - Published Version Download (431kB) |
|
|
Text (BAB V)
Muhammad Pajri Zullian_2420080070_BAB 5.pdf - Published Version Download (324kB) |
|
|
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
Beni Saputra_2113010144_BAB 1-5 Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Kajian kisah Nabi Yusuf a.s. dalam Al-Qur’an selama ini dominan pada aspek moral dan teologis, sehingga dimensi komunikatifnya sebagai sistem makna yang kompleks masih kurang mendapat perhatian. Padahal, tuturan Nabi Yusuf a.s. merepresentasikan komunikasi profetik yang adaptif, kontekstual, dan etis. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur dan pola komunikasi Nabi Yusuf a.s. dalam Surah Yusuf melalui pendekatan semiotika sastra untuk mengungkap makna literal dan tidak langsung serta konstruksi maknanya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis kepustakaan dengan data berupa ayatayat tuturan Nabi Yusuf a.s. yang dipilih secara purposive. Analisis menggunakan semiotika sastra Michael Riffaterre melalui pembacaan heuristik dan hermeneutik, dilanjutkan dengan identifikasi matrix, model, dan variant. Hasil analisis kemudian direfleksikan dengan prinsip Kato nan ampek dalam budaya Minangkabau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi Nabi Yusuf a.s. bersifat adaptif dan etis melalui mekanisme displacing, distorting, dan creating meaning yang memungkinkan penyampaian pesan secara implisit, simbolik, dan persuasif sesuai konteks. Matrix komunikasi berupa al-ḥikmah al-wāqi‘iyyah termanifestasi dalam model akomodasi etis dan direalisasikan dalam variant dialog simbolik, persuasi strategis, ketegasan normatif, dan komunikasi empatikrestoratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi Nabi Yusuf a.s. merupakan model komunikasi profetik yang kontekstual dan humanis dalam mengelola relasi sosial secara bermartabat, serta relevan dengan prinsip Kato nan ampek yang menekankan kesantunan dan keseimbangan relasi.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Al-Qur’an, Komunikasi Profetik, Semiotika Sastra, Michael Riffaterre, Kato Nan Ampek |
| Subjects: | Agama Islam Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan Agama Islam > Sosial dan Budaya Islam Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir P Language and Literature > AR Arabic Literature H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 07:45 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 07:45 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33057 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
