MEDIASI BERBASIS ADAT DALAM PENYELESAIAN KONFLIK KELUARGA PADA MASYARAKAT MANDAILING NATAL

MUSTHAFA, HALUM (2026) MEDIASI BERBASIS ADAT DALAM PENYELESAIAN KONFLIK KELUARGA PADA MASYARAKAT MANDAILING NATAL. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover)
Tesis Halum Musthafa Cover Dll.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
Tesis Halum Musthafa BAB I.pdf - Published Version

Download (261kB)
[img] Text (BAB III)
Tesis Halum Musthafa BAB III.pdf - Published Version

Download (265kB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
Tesis Halum Musthafa BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (343kB)
[img] Text (Full Teks Tesis)
Tesis Halum Musthafa Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Studi ini mengangkat sebuah tema tentang “Mediasi Berbasis Adat Dalam Penyelesaian Konflik Keluarga Pada Masyarakat Mandailing Natal” ditulis oleh Halum Musthafa, NIM 2420040007 Prodi Hukum Keluarga Pascasarjana Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang. Meskipun Kabupaten Mandailing Natal memiliki jumlah perkawinan yang relatif tinggi, tapi tingkat perceraian di wilayah ini justru lebih rendah dibandingkan daerah sekitarnya. Dalam konteks ini, mediasi adat yang disertai dengan tradisi marangin sebagai mekanisme penyelesaian konflik rumah tangga berbasis adat menjadi fenomena yang perlu dikaji terkait perannya dalam mencegah perceraian, khususnya mengenai bagaimana proses pelaksanaannya, apasaja nilai-nilai yang terkadung didalamnya serta bagaimana relevansinya dengan prinsip penyelesaian konflik dalam hukum keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif lapangan dengan pendekatan yuridis sosiologis karena fokusnya adalah pada analisis terhadap praktik mediasi tradisional/adat dalam masyarakat Mandailing Natal dan penilaiannya berdasarkan hukum keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan metode depth interview dengan tokoh adat (hatobangon) sebagai informan utama yang didapatkan melalui teknik Purposive Sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data, display data kemudian dilakukan penarikan kesimpulan. Studi ini menunjukkan bahwa mediasi adat dalam penyelesaian konflik keluarga di Kabupaten Mandailing Natal dilaksanakan secara bertahap dan kekeluargaan, dimulai dari pelaporan keluarga/kahanggi kepada Hatobangon, pemanggilan para pihak, pemberian nasihat adat untuk meredam emosi dan membangun kesadaran bersama, hingga penerapan marangin pada konflik serius dan pemantauan pasca kesepakatan. Mediasi adat dinilai efektif karena sederhana, cepat, berbiaya rendah, sesuai dengan nilai lokal serta mampu menyelesaikan konflik sekaligus menjaga keharmonisan keluarga dan ketertiban sosial. Mediasi adat merupakan kearifan lokal yang mengintegrasikan nilai sosial, adat dan budaya, agama, moral-emosional serta kekeluargaan, yang berfungsi preventif dan solutif melalui musyawarah, pengendalian emosi dan keterlibatan keluarga serta tokoh adat dan agama. Praktik ini selaras dengan ajaran Islam melalui prinsip sulh, wasath dan tahkim, dengan orientasi pada islah dan pencegahan perceraian serta al-qada sebagai jalan terakhir. Selain itu, mediasi adat juga menginternalisasi prinsip-prinsip mediasi modern seperti informalitas, kesukarelaan, kerahasiaan, biaya ringan dan solusi saling menguntungkan. Mediasi adat berfungsi sebagai living law yang mengintegrasikan nilai hukum, adat dan sosial sekaligus menjaga keharmonisan keluarga dan stabilitas masyarakat.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Mediasi Adat, Tradisi Marangin , Living law, Mandailing.
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Hukum Keluarga
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 06 Mar 2026 01:44
Last Modified: 06 Mar 2026 01:44
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32916

Actions (login required)

View Item View Item