Persalinan dalam Literatur Tafsir Ilmi

Arianti, Nini (2026) Persalinan dalam Literatur Tafsir Ilmi. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover- Daftar Isi)
Nini Arianti-2220080017-Cover dll Tesis.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
Nini Arianti-2220080017-Bab I.pdf - Published Version

Download (620kB)
[img] Text (BAB III)
Nini Arianti-2220080017-Bab III.pdf - Published Version

Download (467kB)
[img] Text (Bab V - Daftar Pustaka)
Nini Arianti-2220080017-Bab V- Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (796kB)
[img] Text
Nini Arianti-2220080017-Full Tesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika perkembangan dan pergeseran paradigma dalam penafsiran ayat-ayat kauniyah. Terutama setelah munculnya kitab-kitab tafsir yang bercorak ilmi. Salah satunya persalinan yang diklasifikasikan pada tiga term yaitu walada, wadha’at, dan makhadh. Ayat-ayat ini menjelaskan beberapa tuntunan yang perlu diperhatikan pada masa pra melahirkan hingga pasca melahirkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis persalinan dalam literatur tafsir ilmi yang diuraikan dalam beberapa kisah seperti istri Nabi Ibrahim, istri Imran dan Maryam. Pengungkapan penafsiran kitab yang bercorak tafsir ilmi untuk menjelaskan isyarat ilmiah yang dijelaskan mufassir. Penelitian ini juga mengkaji persalinan dari perspektif sains termasuk ilmu kebidanan, kedokteran dan psikologi. Lebih lanjut, menganalisis dan mengkomparasikan kajian tersebut antara tafsir ilmi dan teori sains dengan pendekatan teori relasi agama dan sains yang dikemukakan Ian G. Barbour. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) serta menggunakan metode analisis isi (content analysis) untuk memahami makna dari sebuah teks. Dalam hal ini, penelitian juga membandingkan antara penafsiran ayat perspektif tafsir ilmi dengan teori sains dan ilmu pengetahuan modern. Sumber utama penelitian adalah Mafatih al-Ghaib karya Fakhruddin al-Razi (w. 604 H/ 1210 M), Jawahir fi al-Tafsir al-Qur’an karya Thanthawi Jauhari (w. 1358 H/ 1940 M), Tafsir Ilmi: Penciptaan Manusia dalam Perspektif al-Qur’an dan Sains oleh Lajnah Pentashihan Mushaf al-Qur’an yang diterbitkan tahun 2010. Analisis ini bertujuan untuk mencari persamaan, perbedaan, dan titik temu. Penelitian ini juga menguraikan relasi antara agama dan sains serta pengaruh ilmu pengetahuan terhadap penafsiran ulama terhadap ayat baik pada masa klasik maupun kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan persalinan dalam literatur tafsir ilmi memuat isyarat ilmiah yang memiliki kesesuaian dengan pengetahuan sains modern. Term walada berkaitan dengan ibu yang melahirkan dan kewajiban menyusui. Dari sisi tafsir ilmi, ibu seharusnya menyusui anak selama dua tahun. Sebab ASI memiliki komponen nutrisi yang tepat dan dapat meningkatkan imunitas bayi. Sedangkan term wadha’at dan derivasinya dimaknai dengan melahirkan. Dalam konteks ayat surat al-Ahqaf makna wadha’athu sebagai ibu yang telah melahirkan anak dengan bersusah payah maka diperintahkan untuk berbakti kepadanya. Sementara itu, term makhadh diartikan rasa sakit persalinan yang dialami Maryam. Mufassir tafsir ilmi menjelaskan beratnya melahirkan memaksa Maryam bersandar pada pohon kurma untuk memudahkan proses melahirkan. Selain itu, penyebutan buah kurma memiliki makna simbolis bahwa kurma bermanfaat bagi ibu bersalin baik sebelum maupun sesudah melahirkan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Persalinan, Tafsir Ilmi, Relasi Agama dan Sains
Subjects: Agama Islam
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Cerita dan Kisah dari Al-Qur'an
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 05 Mar 2026 04:01
Last Modified: 27 Jul 2026 02:40
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32820

Actions (login required)

View Item View Item