Karina, Toti (2026) Pemahaman hukum masyarakat tentang pernikahan anak (Studi Kasus di Desa Pijorkoling, Kecamatan Padang Bolak Tenggara, Kabupaten Padang Lawas Utara). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar isi)
Toti Karina Siregar. NIM 2113010193 Cover-Daftar isi.pdf - Published Version Download (972kB) |
|
|
Text (BAB I)
Toti Karina Siregar. NIM 2113010193. BAB I.pdf - Published Version Download (689kB) |
|
|
Text (BAB III)
Toti Karina Siregar. NIM 2113010193. BAB III.pdf - Published Version Download (537kB) |
|
|
Text (BAB V - DAPUS)
Toti Karina Siregar. NIM 2113010193 BAB V - DAPUS.pdf - Published Version Download (520kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
Toti Karina Siregar. NIM 2113010193. FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka pernikahan anak di Desa Pijorkoling, di mana tercatat terdapat 10 kasus dalam rentang tahun 2023 hingga 2025. Fenomena ini mencerminkan adanya kesenjangan antara regulasi negara (UU No. 16 Tahun 2019) dengan praktik sosial di masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara mendalam tingkat pemahaman hukum masyarakat setempat serta mengidentifikasi faktor-faktor mendetail yang melatarbelakangi keputusan pernikahan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 12 orang informan yang terdiri dari 6 pelaku pernikahan anak, 3 orang tua, 2 tokoh agama, dan 1 kepala desa. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi data secara sistematis Hasil penelitian menunjukkan Pertama,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman hukum masyarakat Desa Pijorkoling masih bersifat formalitas kognitif namun lemah secara yuridis, di mana aturan negara diabaikan demi norma agama dan adat. Pernikahan anak dilakukan sebagai langkah preventif (sad al-dzari’ah) untuk menghindari fitnah dan menjaga martabat keluarga. Praktik ini langgeng karena adanya dukungan tokoh agama serta penggunaan dispensasi nikah sebagai legitimasi administratif, yang menunjukkan bahwa tekanan sosial lebih dominan dibandingkan efektivitas penegakan hukum negara.Kedua,Pernikahan anak dipicu oleh faktor kekhawatiran orang tua, kehamilan di luar nikah, dan rendahnya pendidikan. Praktik ini lebih banyak mendatangkan dampak negatif (mudharat) bagi mental, kesehatan, dan ekonomi dibandingkan manfaatnya. Hal ini dinilai bertentangan dengan prinsip al-maslahah al-dharuiriyyah (perlindungan jiwa dan keturunan) karena mengabaikan kesiapan jangka panjang anak demi solusi instan. Kata kunci: Pemahaman hukum, pernikahan anak di bawah umur Desa Pijorkoling.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemahaman hukum, pernikahan anak di bawah umur Desa Pijorkoling. |
| Subjects: | U Umum (General) > Hukum Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 02:39 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 02:39 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32771 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
