ANALISIS HIFZUL BI’AH TERHADAP PRAKTIK PENAMBANGAN PASIR SUNGAI (Studi Kasus Nagari Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan)

FIANDRI OKTA, VIONA (2026) ANALISIS HIFZUL BI’AH TERHADAP PRAKTIK PENAMBANGAN PASIR SUNGAI (Studi Kasus Nagari Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER)
Cover- Daftar isi Viona.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I VIONA.pdf

Download (337kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III VIONA.pdf

Download (434kB)
[img] Text (BAB V -DAPUS)
BAB V-DAPUS VIONA.pdf

Download (281kB)
[img] Text (FULL TEXT)
Viona Okta Fiandri-2213040025.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi karena adanya praktik penambangan pasir sungai di Nagari Nanggalo yang dikhawatirkan dapat berdampak buruk terhadap lingkungan di sekitar sungai tersebut. Pertanyaan penelitian yaitu: Pertama, bagaimana bentuk praktik penambangan pasir sungai di Nagari Nanggalo?. Kedua, bagaimana dampak penambangan pasir sungai di Nagari Nanggalo terhadap lingkungan?. Ketiga, bagaimana analisis hifzul bi’ah terhadap praktik penambangan pasir sungai di Nagari Nanggalo.Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer dari penelitian ini adalah wawancara dengan penambang pasir, masyarakat sekitar lokasi penambangan pasir, Wali Nagari Nanggalo dan tokoh masyarakat. Sedangkan sumber data skunder dari penelitian ini adalah buku dan karya tulis ilmiah yang relevan dengan kajian ini. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis memperoleh temuan yaitu: Pertama, praktik penambangan dilakukan secara manual menggunakan perahu dengan 2-3 orang. Dua orang menyelam membawa pasir dengan panci atau ember, satu menunggu di perahu. Pasir dibawa ke tepian, kemudian dimuat ke dalam mobil pick-up atau dump truck. Penambangan pasir ini merupakan mata pencaharian utama para penambang. Kedua, ditemukan indikasi kerusakan lingkungan, yaitu pencemaran udara disebabkan mobil pengangkut pasir yang lalu lalang di sekitar pemukima nwarga. Pemanfaatan sumber daya alam tidak berlebihan, biota air, perkebunan, dan pertanian tidak terpengaruh. Ekosistem tidak rusak, erosi tepian sungai disebabkan curah hujan tinggi. Penambangan membuat dasar sungai lebih dalam,meningkatkan kapasitas tampung air, dan mengurangi risiko banjir. Ketiga, analisis hifzul bi’ah menunjukkan praktik ini tidak melanggar tujuan hifzul bi’ah, karena tidak melanggar indikator kerusakan lingkungan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penambangan, Hifzul Bi’ah
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Muamalah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 05 Mar 2026 08:55
Last Modified: 05 Mar 2026 08:55
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32688

Actions (login required)

View Item View Item