FATHUL, GANI (2026) PENETAPAN PENGADILAN TENTANG ASAL USUL ANAK PERSPEKTIF MAQASHID Al-SYARIAH (Analisis Penetapan Pengadilan Agama Padang). Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar isi)
Cover DLL.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (247kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (169kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V dan Perpus.pdf - Published Version Download (533kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
FATHUL GANI_Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Studi ini mengangkat sebuah tema tentang" Penetapan Pengadilan Tentang Asal Usul Anak Perspektif Maqashid Al syariah (analisi putusan pengadilan agama)" ditulis oleh Fathul Gani, NIM 2420040003 prodi Hukum Keluarga Pascasarjana Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang. Penelitian ini mengkaji penetapan asal usul anak, khususnya terhadap anak yang lahir di luar perkawinan sah atau akibat perzinaan. Sejumlah putusan menunjukkan hakim mengabulkan permohonan penetapan demi perlindungan hak anak meskipun tidak ada ikatan perkawinan. Namun, terdapat pula putusan yang menolak permohonan tersebut. Penolakan, seperti pada Pengadilan Agama Padang, didasarkan pada alasan normatif bahwa anak lahir di luar perkawinan sah. Konteks ini, perlu dikaji tentang pertimbangan hukum hakim tentang asal usul anak, akibat hukum dalam putusan pengadilan agama Padang tentang asal usul anak terhadap ayah biologis dan penetapan asal usul anak perspektif maqashid al-syariah. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian hukum normatif dengan pendekatan content analysis dan yuridis karena fokusnya menganalisis putusan hakim tentang asal usul anak di pengadilan agama Padang. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pertimbangan hukum hakim dalam penetapan asal usul anak di Pengadilan Agama Padang didasarkan pada UndangUndang Nomor 1 Tahun 1974, Kompilasi Hukum Islam Pasal 100–103, Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009, hukum acara perdata serta prinsip maqasid al-syari‘ah. Putusan yang dikabulkan menimbulkan akibat hukum berupa pengakuan hubungan perdata antara anak dan ayah biologis, termasuk hak nafkah, perwalian, waris, identitas, dan status sosial, sedangkan penolakan didasarkan pada ketentuan normatif dan pembuktian hukum. Secara substantif, penetapan ini mencerminkan penerapan maqasid al-syari‘ah dengan menempatkan kemaslahatan dan perlindungan anak melalui prinsip hifz al-nasl, hifz al-‘ird, dan hifz al-nafs sebagai tujuan utama, sekaligus menjaga kepastian hukum dan kemurnian nasab. Kata kunci: asal usul anak, pengadilan agama dan maqashid al- syariah
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | asal usul anak, pengadilan agama dan maqashid al- syariah |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Magister > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 04:11 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 04:11 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32640 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
