Tradisi Pembacaan Yasin 41 oleh Santriwati Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru (Studi Living Qur'an)

Indra, Zulfa (2026) Tradisi Pembacaan Yasin 41 oleh Santriwati Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru (Studi Living Qur'an). Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover - Daftar Isi)
Zulfa Indra_2320080033 Cover-Daftar isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
Zulfa Indra_2320080033 BAB I.pdf - Published Version

Download (311kB)
[img] Text (BAB III)
Zulfa Indra_2320080033 BAB III.pdf - Published Version

Download (259kB)
[img] Text (BAB V - Daftar Pustaka)
Zulfa Indra_2320080033 BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (330kB)
[img] Text (Full Text)
Zulfa Indra_2320080033 Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Tesis dengan Judul Tradisi pembacaan Yasin 41 oleh Santriwati Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru (Study Living Qur’an) yang ditulis oleh: Zulfa Indra, NIM 2320080033. Mahasiswa Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang pada Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Penelitian ini berfokus pada tradisi pembacaan Yasin 41 oleh santriwati di Pondok Pesantren Musthafawiyah setiap malam dan pagi yang merupakan salah satu bentuk praktik Living Qur’an yang masih lestari hingga kini. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis, 1.) Sejarah kemunculan tradisi Yasin 41 di Pondok Pesantren Musthafawiyah, 2.) Proses pelembagaannya dalam sistem kehidupan pesantren, dan 3.) Pemaknaan tradisi tersebut oleh para santriwati dalam kehidupan religius mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan dua pendekatan, yaitu fenomenologi dan etnografi. Pendekatan fenomenologi digunakan untuk menggali pengalaman subjektif santriwati dalam menghayati pembacaan Yasin 41, sementara pendekatan etnografi digunakan untuk menelusuri aspek kelembagaan dan budaya pesantren yang menopang keberlangsungan tradisi tersebut. Data dikumpulkan berdasarkan hasil observasi lapangan, wawancara mendalam dengan santriwati dan pihak pesantren, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, melalui tahapan reduksi data, display data, dan verifikasi. Kredibilitas data diperoleh melalui triangulasi teknik dan sumber data. Temuan penelitian diantaranya: 1.) Sejarah tradisi Yasin 41 di Musthafawiyah adalah berawal dari warisan spiritual pendiri pesantren, Syekh Musthafa Husein, yang mengadopsi amalan dari ulama Syafi‘iyyah, Syaikh Ahmad bin Umar Ad-Dairobi. 2.) Proses pelembagaan nilai pada tardisi ini berlangsung secara alami melalui 5 tahapan yaitu, diketahui, dipahami, dimengerti, ditaati dan dihargai. 3.) Pemaknaan tadisi yasin 41 bagi santriwati dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu makna denotatif, diantaranya bacaan surat yasin 41 kali, tertib pelaksaaan ritual, situasi dan pembagian peran, makna konotatif yang dirasakan seperti rasa ketenangan, kekuatan spritual, rasa kedekatan dengan Allah, wasilah hajat dan pembentukan karakter, kemudian makna mitos seperti keyakinan akan keutamaan surat yasin dan legitimasi keberkahan Syekh Musthafa Husein. Penelitian ini merekomendasikan kajian lanjutan untuk dapat melihat tradisi yasin 41 dari sudut pandang lain yang berbeda seperti pengembangan analisis dengan pendekatan semiotik untuk memperkaya pemahaman tentang peran perempuan dalam praktik keberagamaan berbasis Al-Qur’an. Kata kunci: Living Qur’an, Yasin 41, Pesantren Musthafawiyah, Fenomenologi, Etnografi, Tradisi Keagamaan

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Living Qur’an, Yasin 41, Pesantren Musthafawiyah, Fenomenologi, Etnografi, Tradisi Keagamaan
Subjects: Agama Islam
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 04 Mar 2026 02:50
Last Modified: 04 Mar 2026 02:50
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32636

Actions (login required)

View Item View Item