Suhenri, Ahmad (2026) Ketahanan Keluarga pada Pasangan Tunanetra di Nagari Cubadak Tengah Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover sampai Daftar Isi)
Cover sampai Daftar Isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
File BAB I.pdf - Published Version Download (845kB) |
|
|
Text (BAB III)
File BAB III.pdf - Published Version Download (698kB) |
|
|
Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
File BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (591kB) |
|
|
Text (File Fulltext Ahmad Suhenri)
Ahmad Suhenri File Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi ketahanan keluarga dan menganalisis ketahanan keluarga pada pasangan tunanetra di Nagari Cubadak Tengah Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi terhadap tujuh pasangan tunanetra. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketahanan keluarga pada pasangan tunanetra terbentuk melalui beberapa faktor. Adapun faktor pendukung memberikan kontribusi yang besar dalam menjaga keutuhan dan keharmonisan keluarga meskipun dalam keterbatasan fisik untuk melihat dan banyak hambatan pada saat mencari nafkah sehingga melemahkan kondisi ekonomi. Faktor pendukung yang paling dominan adalah komunikasi yang lancar dan saling memahami satu sama lain, serta di dukung oleh ketaatan dalam beragama. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya faktor penghambat yang dapat memicu konflik serta melemahkan stabilitas keluarga. Faktor penghambat yang banyak ditemui adalah faktor ekonomi, pengaruh lingkungan, kurangnya pemahaman agama, dan pasangan yang tidak memiliki anak. Ditinjau dari indikator ketahanan keluarga, berdasarkan Permen PPPA no. 6 tahun 2013, terdapat lima dari tujuh pasangan menunjukkan ketahanan pada aspek legalitas dan keutuhan keluarga, ketahanan fisik, ekonomi, sosial psikologi, dan sosial budaya. Ketahanan ini dipicu oleh efektifnya komunikasi, saling memahami, dan memiliki pemahaman agama yang taat. Meskipun terdapat dua pasangan lainnya yang mengalami perceraian akibat tekanan ekonomi dan lingkungan, mayoritas tetap mampu mempertahankan keluarga melalui komunikasi dan saling memahami satu sama lain.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ketahanan Keluarga, Pasangan Tunanetra, Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 03:47 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 03:47 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32604 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
