Pergeseran Paradigma Penafsiran Wa Lā Taqtulū Aulādakum (Q.S. Al-An‘ām [6]:151 dan Al-Isrā’ [17]:31) dalam Karya Mufassir Indonesia

Nadhilah, Khairunnisa (2026) Pergeseran Paradigma Penafsiran Wa Lā Taqtulū Aulādakum (Q.S. Al-An‘ām [6]:151 dan Al-Isrā’ [17]:31) dalam Karya Mufassir Indonesia. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover)
Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (784kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (301kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (323kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (325kB)
[img] Text (Full Text)
Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis dinamika pergeseran paradigma penafsiran terhadap QS. al-An‘ām [6]:151 dan QS. al-Isrā’ [17]:31 dalam tradisi tafsir Indonesia, khususnya terkait larangan membunuh anak karena takut miskin. Kajian ini berangkat dari pemahaman bahwa penafsiran tekstual-klasik menempatkan ayat-ayat tersebut dalam kerangka pemaknaan literal dan historis praktik wa’d, sesuai dengan konteks sosial dan kebutuhan masyarakat pada masanya. Penelitian ini memetakan kecenderungan penafsiran dalam lima karya tafsir Indonesia, Tarjumān al-Mustafīd, Marāḥ Labīd, Tafsir Qur’an Karim, Tafsir al-Azhar, dan Tafsir al-Mishbah untuk melihat dinamika perubahan cara mufassir mengaktualkan makna ayat. Analisis dilakukan melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan kerangka analisis paradigmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan penafsiran terhadap ayat-ayat larangan membunuh anak dalam tafsir Indonesia berlangsung secara gradual, dari paradigma tekstual menuju paradigma kontekstual. Pergeseran tersebut tampak pada dua aspek utama: pertama, perluasan pemaknaan larangan membunuh anak dari tindakan pembunuhan fisik menuju berbagai bentuk penghilangan hak hidup anak secara tidak langsung; kedua, munculnya dimensi tanggung jawab sosial dan kolektif sebagai implikasi etis ayat dalam tafsir modern. Temuan ini menunjukkan bahwa pergeseran paradigma tafsir di Indonesia tidak merefleksikan perubahan pada kitab tafsir sebagai karya, melainkan perubahan dalam cara mufassir memaknai dan mengaktualkan pesan Al-Qur’an seiring dinamika realitas sosial.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pardigma Tafsir, Tafsir Indonesia, Tafsir Tekstual, Tafsir Kontekstual
Subjects: Agama Islam
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 03 Mar 2026 03:24
Last Modified: 03 Mar 2026 03:24
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32391

Actions (login required)

View Item View Item