Suhendra, hendra (2026) Kontekstualisasi QS. An-Nur Ayat 33 Sebagai Solusi Mengatasi Eksploitasi Seksual Perspektif Abdullah Saeed. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER - DAFTAR ISI)
CVR HEN.pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB I-1.pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text (Bab 3)
BAB III-1.pdf - Published Version Download (548kB) |
|
|
Text (BAB 5 - DAPUS)
BAB V-1.pdf - Published Version Download (507kB) |
|
|
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
RVS SKRIPSI SUHENDRA FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Eksploitasi seksual merupakan permasalahan mendesak yang perlu se-segera mungkin diatasi. Praktik ini membawa dampak negatif terhadap korban. Misalnya, gangguan kecemasan, depresi, stress, dan berpotensi mendapatkan penyakit menular seksual. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pesan etis al-Qur’an dan relitas kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis QS. An-Nur ayat 33 sebagai solusi etis dalam mengatasi eksploitasi seksual dengan menggunakan pendekatan tafsir kontekstual Abdullah Saeed. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Analisis dilakukan melalui tahapan tafsir kontekstual Abdullah Saeed. Data penelitian bersumber dari Al-Qur’an, kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur ilmiah yang berkaitan dengan eksploitasi seksual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. An-Nur ayat 33 memuat nilai-nilai universal berupa penghormatan terhadap martabat manusia, kebebasan dan kehendak otonom individu, keadilan dan tanggung jawab moral pelaku, perlindungan terhadap kelompok rentan, serta kasih sayang dan pemulihan martabat korban. Nilai-nilai tersebut menegaskan penolakan tegas terhadap segala bentuk pemaksaan seksual dan menempatkan korban sebagai pihak yang tidak bersalah dan harus dilindungi. Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai universal QS. An-Nur ayat 33 memiliki relevansi kuat dalam mengatasi masalah eksploitasi seksual. Dalam perspektif Abdullah Saeed, ayat ini menjadi dasar normatif untuk menolak perdagangan manusia, prostitusi paksa, eksploitasi anak, dan eksploitasi digital, sekaligus menegaskan bahwa persetujuan yang lahir dari tekanan atau ketimpangan kuasa tidak dapat dibenarkan. Serta, menghormati kemuliaan setiap manusia yang ingin menjaga kesucian dirinya. Dengan demikian, QS. An-Nur ayat 33 tidak hanya berfungsi sebagai norma etika dan hukum, tetapi juga sebagai sumber nilai transformatif yang dapat diintegrasikan dengan permasalahan kontemporer. Sehingga Al-Qur’an hadir sebagai solusi humanis dan kontekstual dalam merespons eksploitasi seksual di era kontemporer.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : QS. An-Nur ayat 33, eksploitasi seksual, tafsir kontekstual, Abdullah Saeed, dan nilai universal |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 05:15 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 05:15 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32382 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
