Pemindahan Makam dan Jenazah Perspektif Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki

Junita, Sartika (2026) Pemindahan Makam dan Jenazah Perspektif Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover dan daftar isi)
Cover -Daftar isi Sartika Junita.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (Bab I)
SKRIPSI SARTIKA JUNITA full text-13-25.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab III)
SKRIPSI SARTIKA JUNITA full text-39-73.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab V dan Daftar Pustaka)
SKRIPSI SARTIKA JUNITA full text-115-122.pdf - Published Version

Download (929kB)
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT SARTIKA JUNITA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pendapat antara Mazhab Hanafi dengan Mazhab Maliki mengenai pemindahan makam dan jenazah. Menurut Mazhab Hanafi, memindahkan makam adalah tidak boleh, sementara menurut Mazhab Maliki, memindahkan makam adalah boleh. Berdasarkan latarbelakang diatas maka tujuan penelitian ini ada tiga, (1) Untuk mengetahui dalil yang digunakan Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki tentang pemindahan makam dan jenazah, (2) Untuk mengetahui sebab terjadinya perbedaan pendapat antara Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki tentang pemindahan makam dan jenazah, (3) Untuk mengetahui pendapat yang paling kuat dan relevan antara Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki tentang pemindahan makam dan jenazah. . Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), yaitu menalaah dan mengkaji kitab mazhab Hanafi dan mazhab Maliki kemudian dianalisis menggunakan studi komparatif. Adapun hasil penelitian ini adalah Penulis menyimpulkan bahwa yang menjadi sebab perbedaan pendapat adalah karena berbeda di dalam memahami dalil, Mazhab Hanafi memahami pendekatan tekstual (nashiyyah) yang menekankan kehati-hatian (iḥtiyāṭ) dan prinsip ta‘abbudi terhadap nash yang melarang penggalian kubur. sementara Mazhab Maliki menempuh pendekatan kontekstual dan rasional dengan mempertimbangkan maslahah mursalah (kemaslahatan umum) dan maqāṣid asy-syarī‘ah sebagai dasar kebolehan. Pendapat yang terkuat adalah pendapat Mazhab Hanafi, lebih kuat karena bersandar pada nash yang tegas melarang pembongkaran kubur dan menekankan penghormatan terhadap jenazah, sehingga huk um asalnya adalah haram memindahkan makam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Makam, Jenazah, Mazhab Hanafi, Mazhab Maliki
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Fiqih Berbagai Paham, Mazhab
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 03 Mar 2026 04:17
Last Modified: 03 Mar 2026 04:17
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32294

Actions (login required)

View Item View Item