Roihan, Ahmad (2026) Penerapan peradilan adat dalam menangani kasus perselingkuhan pada masyarakat Pacuan Tampang, Kabupaten Pasaman. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover-daftar isi)
Cover-Daftar isi_Skripsi_Ahmad Roihan.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Bab I)
BAB I_Ahmad Roihan_Skripsi.pdf - Published Version Download (312kB) |
|
|
Text (Bab III)
BAB III_Ahmad Roihan_Skripsi.pdf - Published Version Download (369kB) |
|
|
Text (Bab V- Dapus)
BAB V-Dapus_Skripsi_Ahmad Roihan.pdf - Published Version Download (406kB) |
|
|
Text (Full Text)
Ahmad Roihan_Skripsi_Hukum Keluarga_Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Skripsi ini mengkaji tentang “Penerapan Peradilan Adat dalam Menangani Kasus Perselingkuhan pada Masyarakat Pacuan Tampang, Kabupaten Pasaman.” Ditulis oleh Ahmad Roihan, NIM: 2213010035, Program Studi Hukum Keluarga, Fakultas Syari’ah, UIN Imam Bonjol Padang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa dalam perspektif hukum adat, perselingkuhan merupakan pelanggaran terhadap norma moral, norma adat, dan ikatan perkawinan yang berdampak pada terganggunya keharmonisan sosial serta tercorengnya marwah keluarga dan kaum. Peradilan adat berperan sebagai instrumen penyelesaian sengketa yang berorientasi pada musyawarah, mediasi, dan pemulihan keseimbangan sosial. Penelitian ini berangkat dari dua pertanyaan utama, yaitu: (1) bagaimana pandangan dan mekanisme hukum adat Tampang dalam menangani kasus perselingkuhan; dan (2) apa saja jenis sanksi yang diberikan kepada pelaku perselingkuhan beserta ketentuan penjatuhan sanksi tersebut. Sejalan dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan serta mekanisme hukum adat Tampang dalam menangani kasus perselingkuhan, serta mengidentifikasi dan menganalisis jenis-jenis sanksi adat yang dijatuhkan berikut dasar pertimbangan dalam penentuannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan empiris. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat seperti Datuk, Ninik Mamak, dan Pegawai Syara’, serta didukung oleh studi dokumen berupa literatur dan sumber tertulis yang relevan dengan hukum adat dan penyelesaian sengketa adat. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini juga dianalisis menggunakan teori struktural fungsional dari Talcott Parsons dengan skema AGIL untuk melihat fungsi peradilan adat dalam sistem sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penyelesaian kasus perselingkuhan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pemanggilan para pihak, musyawarah adat serta perdamaian secara kekeluargaan, pertimbangan tokoh adat, hingga penjatuhan sanksi yang bersifat mengikat dan final dalam lingkungan adat. Jenis sanksi yang diberikan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran serta mempertimbangkan nilai-nilai adat dan agama seperti perberian denda dan dikeluarkan dari kampung, dengan tujuan menjaga ketertiban sosial (ḥifẓ al-ummah), memelihara kehormatan dan keturunan (ḥifẓ al-nasl), serta menjaga agama dan jiwa (ḥifẓ al-dīn dan ḥifẓ al-nafs) dalam kehidupan masyarakat adat Pacuan Tampang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perselingkuhan, Hukum, Adat, Peradilan |
| Subjects: | Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 11:12 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 11:12 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32058 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
