Konsep Penyempurnaan Timbangan: Studi Tematik Kitab Tafsir al-Munir

Zakiyah, Ayu (2026) Konsep Penyempurnaan Timbangan: Studi Tematik Kitab Tafsir al-Munir. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (FULLTEXT)
Ayu zakiyah_NIM.2320080014_FULLTEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text (COVER-DAFTAR ISI)
Ayu zakiyah_NIM.2320080014_COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
Ayu zakiyah_NIM.2320080014_BAB I.pdf - Published Version

Download (523kB)
[img] Text (BAB III)
Ayu zakiyah_NIM.2320080014_BAB III.pdf - Published Version

Download (453kB)
[img] Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
Ayu zakiyah_NIM.2320080014_BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (474kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsepsi penyempurnaan timbangan dalam Al-Qur'an melalui pendekatan studi tematik terhadap Tafsīr al-Munīr karya Wahbah alZuḥaylī. Menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptifkomparatif, penelitian ini menghimpun dan menelaah tujuh ayat sentral yang berkaitan dengan timbangan dan takaran (QS. al-Muṭaffifīn [83]: 1–3; al-An'ām [6]: 152; al-Isrā' [17]: 35; al-A'rāf [7]: 85; Hūd [11]: 84–85; ar-Raḥmān [55]: 7–9; dan al-Syu'arā' [26]: 181–183) untuk mengungkap dimensi normatif, etis, dan aplikatif konsep mīzān dalam perspektif tafsir kontemporer. Temuan penelitian menunjukkan tiga poin utama. Pertama, prinsip penyempurnaan timbangan dalam Tafsīr al-Munīr dibangun di atas empat pilar: keadilan universal yang tidak mengenal diskriminasi relasional, keseimbangan kosmik sebagai refleksi tatanan Ilahi, tanggung jawab sosial kolektif dalam menjaga integritas pasar, serta proporsionalitas yang mempertimbangkan kemampuan manusia tanpa mengorbankan prinsip kejujuran. Kedua, unsur penyempurnaan timbangan terdiri atas dimensi lahiriah (ketepatan instrumen ukur, kesempurnaan takaran, dan transparansi transaksi) dan dimensi batiniah (kesadaran pengawasan Ilahi, integritas moral, serta keseimbangan jiwa) yang saling menguatkan dalam membentuk karakter ekonomi berintegritas. Ketiga, strategi implementasinya dirumuskan dalam tiga level: pembentukan kesadaran individu melalui pendidikan berbasis tauhid dan internalisasi nilai eskatologis; penguatan mekanisme institusional melalui revitalisasi fungsi ḥisbah dan pengembangan sertifikasi etika ekonomi; serta transformasi sistemik melalui reformulasi regulasi berbasis maqāṣid al-sharī'ah, keberpihakan pada keadilan digital, dan pembangunan ekonomi yang berorientasi pada keseimbangan sosial-ekologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep penyempurnaan timbangan dalam Tafsīr al-Munīr merupakan paradigma etika ekonomi yang holistik dan transformatif, yang tidak hanya relevan sebagai fondasi normatif bagi sistem ekonomi Islam kontemporer, tetapi juga mampu memberikan kontribusi solutif terhadap krisis keadilan, ketimpangan struktural, dan degradasi etika dalam sistem ekonomi global modern.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Tafsīr al-Munīr, penyempurnaan timbangan, keadilan ekonomi, etika transaksional, Wahbah al-Zuḥaylī, mīzān.
Subjects: Agama Islam
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 01 Mar 2026 00:03
Last Modified: 01 Mar 2026 00:03
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31958

Actions (login required)

View Item View Item