Integrasi Tafsir Maqāṣidī dengan Sustainable Development Goals (SDGs): Studi Penafsiran Ayat-Ayat Zakat

Tussakdiah, Halima (2016) Integrasi Tafsir Maqāṣidī dengan Sustainable Development Goals (SDGs): Studi Penafsiran Ayat-Ayat Zakat. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover)
Halima Tussakdiah, NIM.2215050003. COVER - DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
Halima Tussakdiah, NIM.2215050003. BAB I.pdf - Published Version

Download (507kB)
[img] Text (BAB III)
Halima Tussakdiah, NIM.2215050003. BAB III.pdf - Published Version

Download (336kB)
[img] Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
Halima Tussakdiah, NIM.2215050003. BAB V - DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (272kB)
[img] Text (fulltext)
Halima Tussakdiah, NIM.2215050003. FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji ayat-ayat zakat dalam Al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan tafsir maqāṣidī serta relevansinya dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pandangan para mufasir terhadap ayat-ayat zakat, menganalisis penerapan tafsir maqāṣid dalam konteks pembangunan berkelanjutan, serta melihat kemungkinan integrasi nilai-nilai zakat dengan prinsip-prinsip SDGs, khususnya pada aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, yaitu: Tafsir al-Mishbah karya M. Quraish Shihab, Tafsir al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili, dan Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir karya Ibnu ‘Asyur, serta literatur terkait tafsir maqāṣidī dan SDGs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat dalam Al-Qur’an dipahami sebagai kewajiban keagamaan yang memiliki dimensi sosial dan kemanusiaan yang kuat. Penafsiran terhadap ayat-ayat zakat, seperti QS. at-Taubah ayat 103 dan 60, QS. al-Baqarah ayat 43 dan 177, serta QS. al-Hasyr ayat 7, memperlihatkan adanya nilai maqāṣid, yaitu Hifẓ ad-Din, Hifẓ an-Nafs, Hifẓ al-Māl, Hifẓ al-‘Aql, Hifẓ an-Nasl, Hifẓ ad-Daulah & Hifẓ al-Bi’ah. Sehingga Zakat berorientasi pada penyucian harta dan jiwa, pemerataan ekonomi, serta perlindungan kelompok rentan. Aplikasi tafsir maqāṣidī menunjukkan bahwa distribusi zakat dapat diarahkan pada program-program pembangunan berkelanjutan selama tetap berorientasi pada kemaslahatan dan berada dalam koridor syariat. Integrasi ini menegaskan bahwa tafsir maqāṣidī sebagai pendekatan terhadap ayat-ayat zakat membuktikan bahwa prinsip-prinsip dasar SDGs, yaitu Goal 3: Good Health and Well-Being (kesehatan dan kesejahteraan masyarakat), sejatinya telah termuat dalam tujuan zakat sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan dipahami melalui pendekatan maqāṣid al-syarī’ah. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa zakat dapat berfungsi sebagai instrumen keuangan sosial Islam yang relevan dan kontributif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada kemaslahatan manusia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Al-Qur’an, Sustainable Development Goals (SDGs), Tafsir Maqāṣidī, Zakat.
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 30 Mar 2026 07:00
Last Modified: 30 Mar 2026 07:00
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31940

Actions (login required)

View Item View Item