Tradisi Sappak-Sappak Sebagai Rangkaian Walimah Al-‘Urs dalam Adat Perkawinan Desa Ujung Batu Julu Kabupaten Padang Lawas Utara Perspektif Al-‘Urf

Hasibuan, Qhomariah (2026) Tradisi Sappak-Sappak Sebagai Rangkaian Walimah Al-‘Urs dalam Adat Perkawinan Desa Ujung Batu Julu Kabupaten Padang Lawas Utara Perspektif Al-‘Urf. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover - Daftar Isi)
QHOMARIAH HASIBUAN_2213010128_Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (509kB)
[img] Text (bab 1)
QHOMARIAH HASIBUAN_2213010128_BAB I.pdf - Published Version

Download (455kB)
[img] Text (Bab 3)
QHOMARIAH HASIBUAN_2213010128_BAB III.pdf - Published Version

Download (326kB)
[img] Text (BAB V - Daftar Pustaka)
QHOMARIAH HASIBUAN_2213010128_BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (246kB)
[img] Text (Full Teks)
QHOMARIAH HASIBUAN_2213010128_Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terdapat dalam prosesi Walimah Al-'Urs di Desa Ujung Batu Julu yaitu tradisi yang dipertahankan oleh masyarakat, dimana pelaksanaannya beras ditaburkan kepada setiap kelompok yang melakukan tari tor-tor saat walimah al-‘urs sehingga beras tersebut terbuang begitu saja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan tradisi Sappak-Sappak yang ada di desa Ujung Batu Julu. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research), dengan sumber data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari informan dengan menggunakan teknik wawancara, data sekunder diperoleh dari buku, jurnal dan skripsi. Menggunakan pendekatan kualitatifdengan teknik analisa data bersifat deskriptif analitis. Hasil dari penelitian ini adalah Pertama, Sejarah tradisi Sappak-Sappak di dasa Ujung Batu Julu sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu sebelum masa penjajahan Belanda, tradisi ini dilaksanakan agar orang yang disappaki senantiasa diberi keberkahan, kebahagiaan terutama pada kedua mempelai pengantin. Kedua, Mekanisme pelaksanaan tradisi Sappak-Sappak ini dilakukan dalam bentuk upacara adat yaitu dengan menaburkan beras kepada kelompok-kelompok yang manortor dan saat pengantin naik nacar. Ketiga, persepsi masyarakat terhadap tradisi Sappak-Sappak yaitu masuk ke dalam persepsi negatif karena dalam pelaksanaannya terdapat hal-hal yang salah terutama dalam pandangan agama. Keempat, tinjauan al-'urf terhadap tradisi Sappak-Sappak di desa Ujung Batu Julu dimasukkan ke dalam kelompok al-'urf fasid karena dalam proses pelaksanaan tradisi Sappak-Sappak terdapat perbuatan mubazir, yang menghambur-hamburkan beras secara sia-sia sedangkan beras ialah makanan pokok manusia khususnya masyarakat di Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Al-‘Urf, Tradisi, Sappak-Sappak
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 16 Mar 2026 04:12
Last Modified: 16 Mar 2026 04:12
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31873

Actions (login required)

View Item View Item