Penundaan pernikahan di Nagari Manggopoh

Gustin, Iqbal Maulana (2026) Penundaan pernikahan di Nagari Manggopoh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover)
Iqbal Maulana Gustin 2213010020 -Cover - Daftar isi.pdf - Published Version

Download (624kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (425kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (386kB)
[img] Text (BAB V - Daftar Pustaka)
BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (338kB)
[img] Text (fulltext)
Iqbal Maulana Gustin 2213010020 Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena penundaan pernikahan di kalangan pemuda Nagari Manggopoh, meskipun sebagian telah memenuhi kriteria usia dan sosial untuk menikah. Penundaan dilakukan atas pertimbangan kesiapan diri dan kehidupan rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pemuda di Nagari Manggopoh menunda pernikahannya dan memahami tinjauan hukum Islam terhadap penundaan pernikahan pada pemuda di daerah tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemuda dan pemudi yang menunda pernikahan serta beberapa orang tua, kemudian dianalisis menggunakan perspektif hukum Islam, khususnya hukum taklifi dan wadh‘i. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi menjadi alasan dominan penundaan, dialami oleh tiga dari empat responden. Faktor kesiapan mental dan belum menemukan pasangan yang sejalan masing-masing dialami oleh dua responden, sedangkan faktor karier dialami oleh satu responden. Seluruh informan memperoleh dukungan keluarga selama penundaan dilakukan dengan pertimbangan yang bertanggung jawab. Dari perspektif hukum taklifi, dua informan perempuan termasuk kategori sunnah menikah, satu informan laki-laki termasuk kategori wajib, dan satu informan perempuan termasuk kategori mubah. Perspektif hukum wadh‘i menunjukkan seluruh informan telah memenuhi unsur sebab pernikahan berupa kedewasaan usia dan kemampuan biologis, serta syarat pernikahan terpenuhi secara minimal. Faktor penundaan lebih tepat dipandang sebagai pertimbangan subjektif atau mani‘ kontekstual preventif, bukan penghalang syar‘i yang meniadakan keabsahan pernikahan. Dengan demikian, penundaan pernikahan di Nagari Manggopoh tidak selalu bertentangan dengan hukum Islam, selama tetap berada dalam koridor kemaslahatan dan tidak mengabaikan kewajiban syar‘i.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penundaan Pernikahan, Hukum Taklifi, Hukum Wadh‘i
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 16 Mar 2026 02:44
Last Modified: 16 Mar 2026 02:44
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31826

Actions (login required)

View Item View Item