Nofriyandi, Muhammad (2026) Pemberian Harta Kepada Anak Angkat Ditinjau Dari Hukum Islam (Studi Kasus di Nagari Panyalaian Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar Isi)
Skripsi Muhammad Nofriyandi 2213010070 Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text (BAB I)
Skripsi Muhammad Nofriyandi 2213010070 BAB I.pdf - Published Version Download (636kB) |
|
|
Text (BAB III)
Skripsi Muhammad Nofriyandi 2213010070 BAB III.pdf - Published Version Download (489kB) |
|
|
Text (BAB V)
Skripsi Muhammad Nofriyandi 2213010070 BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (359kB) |
|
|
Text
Skripsi Muhammad Nofriyandi 2213010070 Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh pemberian harta kepada anak angkat dari orang tua angkat. Setelah hak-hak yang berkaitan dengan harta peninggalan mayit (Tirkah). Penelitian ini bertujuan untuk mencari penyebab terjadinya pemberian harta kepada anak angkat dan menjelaskan tinjauan Hukum Islam terhadap pemberian harta kepada anak angkat tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan ibu angkat atau orang tua angkat yang memberikan harta kepada anak angkat dan ahli waris yang sebenarnya saudara perempuan kandung. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa: Pertama, alasan pemberian harta kepada anak angkat diantaranya adalah tidak adanya keturunan kandung, timbulnya kasih sayang karena diasuh, karena telah merawat orang tua angkat dan untuk masa depan anak angkat. Kedua, Penelitian ini menunjukan bahwa ada beberapa aturan dalam Hukum Islam dan Kompilasi Hukum Islam yang tidak sesuai, memang anak angkat tidak termasuk golongan ahli waris, namun dalam Kompilasi Hukum Islam telah diberikan solusi terhadap anak angkat untuk dapat menerima harta dari orang tua angkatnya melalui pemberian wasiat 1/3 bagian. Hal ini jelas diatur dalam Pasal 209 ayat 2 KHI. Yang terjadi disini orang tua angkat memberikan harta lebih dari aturan hukum Islam yaitu 1/3. Penelitian ini memberikan manfaat bagi teori Harta (Tirkah) khususnya pada orang tua angkat yang hendak memberikan harta kepada anak angkat dan kepada pemerintah agar memberikan pendampingan langsung kepada orang tua angkat dalam memberikan harta kepada anak angkat agar sesuai dengan ketentuan hukum Islam dan tidak melanggar hak-hak ahli waris yang sah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tirkah (Harta Peninggalan), Anak Angkat, Hukum Islam |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 06:54 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 06:54 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31672 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
