FAKTOR PENDORONG DAN DAMPAK PERTAMBANGAN EMAS ILEGAL DI KENAGARIAN PAKAN RABAA TENGAH KECAMATAN KOTO PARIK GADANG DIATEH KABUPATEN SOLOK SELATAN PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 3 TAHUN 2020 TENTANG PENAMBANGAN MINERAL DAN BATU BARA DAN FIQIH AL-BI’AH

Muzaki, Fahmi (2026) FAKTOR PENDORONG DAN DAMPAK PERTAMBANGAN EMAS ILEGAL DI KENAGARIAN PAKAN RABAA TENGAH KECAMATAN KOTO PARIK GADANG DIATEH KABUPATEN SOLOK SELATAN PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 3 TAHUN 2020 TENTANG PENAMBANGAN MINERAL DAN BATU BARA DAN FIQIH AL-BI’AH. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover)
COVER-DAFTAR ISI FAHMI MUZAKI 2113030124.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I..pdf - Published Version

Download (262kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III..pdf - Published Version

Download (529kB)
[img] Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
BAB V - DAFTAR PUSTAKA..pdf - Published Version

Download (175kB)
[img] Text (fulltext)
SKRIPSI FULL TEXS FAHMI MUZAKI 2113030124.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih maraknya aktivitas pertambangan emas ilegal meskipun telah terdapat regulasi yang jelas melalui Undang- Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta adanya dampak serius terhadap lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat. Pertanyaan penelitian sebagai berikut: pertama, apa faktor pendorong masyarakat melakukan pertambangan emas ilegal di kenagarian pakan rabaa tengah? Kedua, bagaimana dampak aktivitas pertambangan emas ilegal terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat perspektif al bi’ah?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor- faktor pendorong masyarakat melakukan pertambangan emas ilegal serta bagaimana dampaknya terhadap lingkungan dan terhadap kesejahteraan masyarakat setempat dalam perspektif fiqh al-bī’ah. Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam skripsi ini adalah penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap pihak terkait, seperti masyarakat penambang, observasi, dan dokumentasi terhadap penambang, masyarakat sekitar, serta tokoh masyarakat di Kabupaten Solok Selatan, khususnya di Kenagarian Pakan Rabaa Tengah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendorong terjadinya pertambangan emas ilegal bersifat multidimensional, yaitu meliputi faktor ekonomi, sosial, regulasi, dan sumber daya alam, dengan faktor ekonomi sebagai pendorong utama akibat keterbatasan lapangan kerja, rendahnya pendapatan, serta ketidakstabilan dalam sektor pertanian. Dampak yang ditimbulkan meliputi kerusakan lingkungan, pencemaran air dan tanah oleh zat kimia berbahaya, gangguan kesehatan pada masyarakat, serta degradasi kesejahteraan sosial. Dalam perspektif fiqh al-bī’ah, praktik pertambangan emas ilegal mencerminkan dominasi mafsadah atas maṣlaḥah karena menimbulkan fasād fī al-arḍ, yaitu merusak keseimbangan ekologis (al-mīzān), dan juga bertentangan dengan prinsip amanah kekhalifahan manusia di bumi. Oleh karena itu, pertambangan emas ilegal tidak hanya bertentangan dengan hukum positif negara, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai etika ekologis dan prinsip dasar hukum Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: pertambangan emas ilegal, fiqh al-bī’ah, Undang-Undang Minerba, Solok Selatan.
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Ketatanegaraan Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 12 Mar 2026 02:23
Last Modified: 12 Mar 2026 02:23
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31660

Actions (login required)

View Item View Item