Maulana Nazri, Muhammad Ikhsan (2026) Analisis Tafsir Maqashidi Terhadap Penafsiran Wahbah Az-Zuhaili Dalam Tafsir Al-Munir Pada Ayat-Ayat Rezeki Pada Surah Al-Baqarah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER-DAFTAR ISI)
COVER - Daftar isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (590kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (331kB) |
|
|
Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (321kB) |
|
|
Text (FULL TEXT SKRIPSI)
final skripsi M.Iksan.M.N-1-104.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna rezeki dalam Al-Qur’an, khususnya pada Surah Al-Baqarah, berdasarkan penafsiran Wahbah az-Zuhaili dalam Tafsir al-Munir dengan menggunakan pendekatan tafsir maqāṣidī Wasfi Asyur. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan metode kualitatif-deskriptif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Tafsir al- Munir karya Wahbah az-Zuhaili, sedangkan sumber data sekunder berupa kitab- kitab tafsir, buku, jurnal, dan karya ilmiah yang relevan dengan tema rezeki dan tafsir maqāṣidī. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sementara analisis data menggunakan pendekatan tafsir maqāṣidī untuk menggali tujuan-tujuan Al-Qur’an (maqāṣid al-Qur’ān) yang terkandung dalam ayat-ayat rezeki pada Surah Al-Baqarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Wahbah az-Zuhaili, rezeki dalam QS Al-Baqarah mencakup seluruh pemberian Allah Swt. yang bermanfaat bagi manusia, baik yang bersifat material maupun non-material. Rezeki dipahami sebagai manifestasi rubūbiyyah Allah yang menegaskan bahwa Allah adalah satu- satunya pemberi dan pengatur rezeki. Analisis tafsir maqāṣidī mengungkap bahwa ayat-ayat rezeki dalam QS Al-Baqarah bertujuan untuk memperkuat keimanan kepada Allah, menanamkan etika konsumsi yang halal dan tayyib, mendorong sikap syukur dan infak, serta membangun keadilan dan harmoni sosial. Dengan demikian, konsep rezeki dalam QS Al-Baqarah tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan individu, tetapi juga pada kemaslahatan kolektif dan keseimbangan kehidupan manusia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rezeki, QS Al-Baqarah, Wahbah az-Zuhaili, Tafsir al-Munir, Tafsir Maqāṣidī. |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 05:30 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 05:30 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31560 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
