Tradisi Membayar Iuran Sebelum Nikah Kepada Karang Taruna Perspektif ‘Urf (Studi Kasus Di Desa Serami Baru Kecamatan Malin Deman Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu)

Burrahman, Habib (2026) Tradisi Membayar Iuran Sebelum Nikah Kepada Karang Taruna Perspektif ‘Urf (Studi Kasus Di Desa Serami Baru Kecamatan Malin Deman Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
Skripsi Habib Burrahman 2113010092 Cover-Daftar isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
Skripsi Habib Burrahman 2113010092 BAB I.pdf - Published Version

Download (514kB)
[img] Text (BAB III)
Skripsi Habib Burrahman 2113010092 BAB III.pdf - Published Version

Download (400kB)
[img] Text (BAB V-Daftar Pustaka)
Skripsi Habib Burrahman 2113010092 BAB V Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (334kB)
[img] Text (Full Text)
Skripsi Habib Burrahman 2113010092 Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi adanya tradisi membayar iuran sebelum menikah di Desa Serami Baru, Dimana seorang yang masih lajang ketika akan menikah diharuskan membayar iuran sebelum menikah kepada karang taruna yang rata rata besar iuran untuk laki laki berjumlah Rp.300.000,00 dan Perempuan berjumlah Rp. 200.000,00, jika seorang yang akan menikah tersebut tidak menyelesaikan administrasi yang bersangkutan dengan pihak karang taruna sebelum dilaksanakannya mupakad, maka segenap angota karang taruna tidak akan ikut andil membantu acara pernikahan tersebut, dan bisa saja acara pernikahannya tidak dihadiri oleh orang banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang munculnya, dan pelaksanaan tradisi membayar iuran sebelum menikah, serta menganalisi tinjauan ‘urf terhadap pelaksanaan tradisi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pengumpulan data di lapangan (Field research). Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan para informan yang menikah pada tahun 2022, perangkat karang taruna, kepala desa, tokoh adat. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan dan memahami fenomena yang terjadi di masyarakat secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, latar belakang dan pelaksanaan tradisi membayar iuran sebelum menikah adalah kesepakatan para pemuda terdahulu, salah satu sebab munculnya karena kebutuhan operasioanal karang taruna, tradisi ini merupakan kewajiban adat bagi calon mempelai sebagai bentuk kontribusi sosial sebelum melangsungkan perkawinan dan secara adat menandai berakhirnya keanggotaan seseorang dalam karang taruna. Pelaksanaan Pembayaran Iuran Pra-Nikah Praktik pembayaran iuran dilakukan secara informal tetapi cukup terstruktur. Biasanya, calon mempelai membayar iuran beberapa hari sebelum akad nikah. Kedua, Tinjauan ‘urf terhadap tradisi membayar iuran sebelum nikah menunjukkan bahwa tradisi ini merupakan kebiasaan turun-temurun yang sudah menjadi bagian penting kehidupan masyarakat. berfungsi sebagai mekanisme pengendalian sosial yang menjaga keharmonisan dan ketertiban komunitas melalui proses pembayaran iuran kepada karang taruna tradisi ini diterima secara luas dan memiliki manfaat sosial nyata dalam mengatur norma dan tata nilai dalam masyarakat. Melalui pendekatan ‘urf, tradisi membayar iuran sebelum nikah dapat dipahami sebagai praktik adat yang hidup dan berperan signifikan dalam menjaga keseimbangan sosial serta menegakkan hukum adat yang berjalan selaras dengan nilai budaya setempat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: iuran sebelum nikah, karang taruna, perkawinan, ‘urf.
Subjects: Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam)
Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 23 Feb 2026 01:56
Last Modified: 23 Feb 2026 01:56
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31428

Actions (login required)

View Item View Item