Mayasari, Mayasari (2025) Interpretasi Kontekstual Al-Qur’an (Q.S.4:11) Oleh Komunitas Patriarkat Mandailing Dalam Pembagian Warisan Samo Ghato. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Mayasari_Nim 2420080061_ cover- daftar isi.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text (BAB I)
Mayasari_nim 2420080061_bab I.pdf - Published Version Download (341kB) |
|
|
Text (BAB III)
Mayasari_Nim 2420080061_bab lll.pdf - Published Version Download (183kB) |
|
|
Text (BAB V-Daftar Pustaka)
Mayasari_nim 2420080061_bab v-daftar pustaka.pdf - Published Version Download (215kB) |
|
|
Text (Full Text)
Mayasari_Nim 2420080061_full teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi praktik pembagiann warisan oleh komunitas patriarkat mandailing yang berbeda dengan makna lahiriah al-Qur’an (Q.S.4:11) bagi mereka harta dibagi sama rata (samo ghato), sedangkan lahiriahnya laki-laki mendapatkan dua bagian dan perempuan satu bagian. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman komunitas patriarkat terhadap pembagian warisan yang dilihat dari praktiknya,serta melihat menganalisis faktor yang memengaruhi pembagian tersebut, dan mengontruksi implikasi yang ada pada Q.S . 4:11 terhadap warisan samo ghato. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif dengan metode analisis konteks (context analysis) melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan ialah kontekstual dari Fazlur Rahman yang dianggap paling relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman komunitas patriarkat Mandailing terhadap pembagian warisan samo ghato adalah pembagian yang diberikan oleh pewaris kepada ahli waris dengan samo ghato setelah meninggal dunia, Faktor yang memengaruhi pembagian warisan samo ghato yaitu dipengaruhi faktor budaya (warisan Minang Ghanto, pemerintahan raja perempuan, dan adat sumando) serta faktor sosial dan faktor ekonomi (kewajiban merawat dan menafkahi orang tua dan saudaranya). Serta implikasi Q.S.4:11 terhadap pembagian warisan oleh komunitas patriarkat mandailing yaitu pengakuan laki-laki sebagai penerima waris, pandangan matriarkat terhadap patriarkat dalam pembagian warisan, bentuk toleransi, menghindari perselisihan, manfaat warisan setelah harta dibagi serta sikap ulama dan adat terhadap keputusan pembagian warisan samo ghato.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Interpretasi Kontekstual, Q.S an-Nisa:11, Patriarkat, Warisan Samo Ghato. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Waris Islam |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:03 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 02:03 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31386 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
