Putri, Gita (2026) Penetapan Fee Transaksi BRILink di Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Padang dalam Perspektif Etika Bisnis Islam. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER DAN DAFTAR ISI)
SKRIPSI GITA PUTRI- COVER DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (675kB) |
|
|
Text (BAB I)
SKRIPSI GITA PUTRI - BAB I.pdf - Published Version Download (549kB) |
|
|
Text (BAB III)
SKRIPSI GITA PUTRI- BAB III.pdf - Published Version Download (338kB) |
|
|
Text (BAB V)
SKRIPSI GITA PUTRI-BAB V DAPUS.pdf - Published Version Download (317kB) |
|
|
Text (FULL TEKS)
SKRIPSI GITA PUTRI FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (11MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena ketidakseragaman penetapan biaya (fee) transaksi oleh agen BRILink serta kurangnya transparansi informasi biaya kepada nasabah, khususnya pada layanan tarik tunai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik penetapan fee transaksi BRILink di Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Padang serta meninjaunya dalam Perspektif Etika Bisnis Islam. Adapun pertanyaan penelitian adalah: (1) Bagaimana praktik penetapan fee transaksi oleh agen BRILink di Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Padang, (2) Bagaimana pendapat nasabah terhadap penetapan fee transaksi BRILink, dan (3) Bagaimana analisis etika bisnis Islam terhadap praktik penetapan fee transaksi BRILink. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis melakukan penelitian lapangan di Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Padang dengan menjadikan agen BRILink dan nasabah sebagai informan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi dan teknik dalam menentukan informan menggunakan snowball sampling. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penetapan fee transaksi BRILink tidak seragam karena faktor nominal transaksi, persaingan pasar, hubungan personal dengan nasabah, biaya operasional, dan transparasi biaya pihak bank menganggap hal ini wajar selama tetap berdasarkan kesepakatan serta tidak ada komplain nasabah. (2) Pendapat nasabah terhadap penetapan fee transaksi BRILink terdapat dua yaitu, perbedaan pendapat nasabah terhadap fee transaksi, dan transparasi informasi biaya. Ketidakpuasan nasabah disebabkan kurangnya transparansi mengenai fee tambahan, sementara nasabah lainnya menilai fee tersebut wajar karena sebanding dengan efisiensi waktu dan kemudahan akses layanan. (3) Dalam perspektif etika bisnis Islam, terdapat prinsip yang terlanggar yaitu keadilan, ketauhidan, dan tanggung jawab, sementara prinsip kebebasan, ilmu, kebajikan, serta halal dan haram tidak terlanggar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fee Transaksi, BRILink, Ujrah, Etika Bisnis Islam. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Muamalah |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 01:17 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 01:17 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31359 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
