Pernikahan Misyat Persepektif Maslahah

Annafi, Fajri (2025) Pernikahan Misyat Persepektif Maslahah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER & DAFTAR ISI)
COVER & DAFTAR ISI - FAJRI ANNAFI 2113010146.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I - FAJRI ANNAFI - 2113010146.pdf - Published Version

Download (587kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III - FAJRI ANNAFI - 2113010146.pdf - Published Version

Download (660kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V & DAFTAR PUSTAKA - FAJRI ANNAFI - 2113010146.pdf - Published Version

Download (901kB)
[img] Text (FULL TEKS)
FULL TEKS SKRIPSI FAJRI ANNAFI - 2113010146.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pernikahan misyar yang merupakan salah satu bentuk praktik pernikahan dalam Islam yang belakangan banyak diperbincangkan, pada pernikahan ini dimana calon istri merelakan sebagian haknya, seperti nafkah lahir dan tempat tinggal bersama, sehingga calon suami tidak diwajibkan untuk memenuhi kewajibannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan diambil dari sumber tertulis, mencakup kitab, buku, kitab ushul fiqh, dan karya tulis lain yang membahas mengenai pernikahan misyar. Analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah normatif dengan cara menggali referensi yang ada. Hasil penelitian menemukan. Pertama. Pengertian dari pernikahan misyar adalah pernikahan yang memenuhi rukun dan syarat pernikahan, namun ada kerelaan calon istri bahwa sebagian haknya tidak akan dipenuhi-sepenuhnya oleh calon suami, adapun syarat dan rukun pernikahan misyar sama dengan rukun dan syarat pernikahan pada umumnya, prinsip dari pernikahan misyar adalah memenuhi dan melaksanakan perintah agama, dan tujuan dari pernikahan misyar adalah untuk menjaga diri agar tidak terjerumus didalam perzinaan. Hukum pernikahan misyar menurut pandangan sebagian ulama yaitu dibolehkan sehingga sah karena telah memenuhi rukun dan syarat pernikahan, meskipun calon istri merelakan sebagian haknya seperti nafkah dan tempat tinggal. Kedua. Sebagian ulama menyatakan tidak setuju dan berpendapat bahwa hukumnya makruh karena dianggap tidak sejalan dengan tujuan utama pernikahan dalam Islam yang bertujuan membentuk keluarga yang Sakinah, mawaddah, wa rahmah. Ketiga. Pandangan maslahah terhadap pernikahan misyar yaitu pernikahan misyar memberikan kemaslahatan seperti, memberi solusi bagi masalah finansial atau beban tanggungan. Meskipun pernikan misyar sah secara hukum Islam, namun praktiknya tidak sejalan dengan tujuan pernikahan didalam syariat Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pernikahan Misyar, Maslahah
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 11 Sep 2025 01:46
Last Modified: 11 Sep 2025 01:46
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31245

Actions (login required)

View Item View Item